Suara.com - Semua orang tua pasti berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, termasuk ketika memperkerjakan seseorang menjadi pengasuh.
Namun, menggunakan jasa pengasuh anak justru menjadi mimpi buruk Joshua Ang, seorang aktor dari Singapura.
Akibat kinerja pengasuhnya yang buruk, bayinya yang baru berusia 1 minggu harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU karena menderita pnemonia.
Di sisi lain, Joshua Ang juga belum berani untuk menuntut pengasuhnya karena belum memiliki cukup banyak bukti.
Sejak awal, Joshua Ang sudah memiliki firasat yang buruk ketika mempekerjakan pengasuh itu untuk merawat bayinya yang baru lahir.
Tetapi, Joshua Ang tidak mengurungkan keinginannya karena melihat wanita tersebut telah beperngalaman sebagai pengasuh selama 12 tahun.
"Sejak hari pertama bekerja dengan kita, dia tidak pernah mau mengikuti perintah kita. Dia tidak mau mendengarkan dan selalu melanggar peraturan ketika merawat bayi kita," kata Joshua Ang dikutip dari Asia One.
Joshua mengaku pengasuh tersebut justru memintanya dan sang istri untuk mengabaikan anaknya ketika menangis. Bahkan pengasuh itu juga meminta Joshua dan istrinya mengikuti caranya merawat bayi.
Seperti ketika Joshua dan istrinya ingin menggunakan penghangat susu untuk anaknya, pengasuh tersebut justru menolak dan tidak mau menggunakannya.
Baca Juga: Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya
Selain itu, pengasuh tersebut juga lebih memilih memberikan anaknya susu formula daripada ASI istrinya yang sudah dipompa dan dimasukkan botol dengan banyak alasan.
"Kami sudah menyediakan banyak botol susu kualitas premium tetapi dia tidak mau menggunakannya. Dia lebih suka memberikan anak saya susu formula karena lebih mudah daripada memberikan ASI. Sampai akhirnya ASI istri saya yang disimpan di kulkas terbuang sia-sia," katanya.
Padahal Shannon, istri Joshua selalu memompa ASI-nya setiap waktu untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Tetapi, semua itu tidak terpakai dan disingkirkan oleh pengasuh mereka.
Parahnya lagi, pengasuh tersebut juga sering ikut campur urusan keluarga Joshua hingga meminta dibelikan produk perawatan kecantikan kulitnya.
"Dia juga benar-benar usil karena ingin ikut campur urusan keluarga kami. Dia juga meminta istri saya membelikan produk kecantikannya ketika sudah habis," ujarnya.
Meski begitu, Joshua dan istrinya hanya tinggal diam dan mengabaikan tingkah laku pengasuhnya. Padahal mereka sudah melihat cara pengasuh tersebut merawat bayinya yang baru lahir selama 28 hari sungguh tidak masuk akal.
Berita Terkait
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal
-
Bukan Lagi Sekadar Penjaga Anak: Inilah Standar Baru Menjadi "Nanny Premium" di Ibu Kota
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat