Suara.com - Apakah Anda terlalu sering duduk di tempat yang sempit, seperti kursi pesawat atau kursi mobil? Hal ini ternyata bisa berdampak buruk pada kaki.
Melansir WebMD, duduk terlalu lama di tempat sempit, terutama lebih dari 4 jam, dapat menyebabkan deep vein thrombosis (DVT). Ini adalah kondisi saat gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah dalam otot.
Umumnya, gumpalan darah ini terjadi di kaki atau paha bagian bawah. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan DVT ini terjadi di lengan, panggul atau pembuluh darah besar lainnya.
Kondisi ini akan terbentuk ketika darah bergerak terlalu lambat, ketika pembuluh darah rusak atau saat ada masalah dengan darah.
Sebagian besar orang yang mengalami hal kondisi ini tidak merasakan gejalanya. Mereka baru akan sadar ketika bagian kaki membengkak dan terasa sakit.
Salah satu tanda jika Anda mengalami DVT adalah kulit kaki terasa hangat dan terlihat kemerahan atau berubah warna.
Meski tidak menyebabkan stroke atau serangan jantung, DVT ini tetap berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Mereka dapat bergerak melalui darah dan memblokir pembuluh darah di paru-paru.
Kondisi ini disebut dengan emboli paru dan dapat menyebabkan kematian.
DVT juga dapat terjadi setelah operasi kaki atau pinggul. Sebab, operasi mempengaruhi bagaimana darah mengalir dan membeku. Risikonya, DVT ini dapat terjadi hingga 10 hari setelah operasi.
Baca Juga: Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Duduk Lama
Cara mencegah DVT ini adalah dengan tetap aktif, misalnya rajin berolahraga. Anda juga dapat melakukan peregangan dengan berjalan sebentar setelah duduk selama satu jam lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance