Suara.com - Pernahkah Anda berpikir bahwa berdiri beberapa jam bisa menurunkan berat badan? Jika tidak, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkannya.
Untuk menurunkan berat badan, tentu saja olahraga adalah penting, tetapi berdiri saja ternyata bisa bisa membakar kalori. Apakah Anda masih bertanya-tanya bagaimana bisa seperti itu.
Dilansir dari timesofindia, penelitian baru-baru ini menyarankan Anda untuk meninggalkan kursi dan memilih meja kerja. Lalu bagaimana berdiri bisa membantu menurunkan berat badan.
Seperti yang kita tahu, duduk sepanjang hari sebenarnya tidak hanya menyebabkan bertambahnya berat badan, tetapi juga meningkatkan masalah kesehatan lainnya.
Selain itu, duduk terlalu lama juga menyebabkan penuaan lebih dini. Hal ini karena gaya tidup tidak bergerak bisa mempersingkat telomere, DNA di ujung kromosom.
Duduk sepanjang hari juga berkontribusi pada penumpukan lemak di sekitar organ tubuh kita. Untuk mengindari efek tersebut, pergi ke gym bisa menjadi salah satu solusinya.
Namun, jika Anda tidak bisa pergi ke gym, maka berdiri juga dapat membantu mengatasi penumpukan lemak di tubuh.
Menurut studi yang dipimpin oleh Dr. Francisco Lopez-Jimenez dari Mayo Clinic dengan melibatkan lebih dari 1000 orang terbukti bahwa berdiri lebih banyak membakar kalori dibanding hanya duduk.
Dengan berdiri, seseorang membakar sekitar 0.15 kalori lebih banyak per menit. Hal ini berarti seseorang yang memiliki berat badan 65 kg akan kehilangan 54 kalori jika berdiri selama 6 jam setiap hari.
Baca Juga: Menurut Riset, Hangout Bareng Sahabat Bagus untuk Kesehatan Mental
Pada intinya, rata-rata orang duduk sekitar 13 jam dalam sehari dan tidur 8 jam. Hal ini berarti 21 jam tidak aktif secara fisik dalam sehari.
Jika Anda ingin mengurangi berat badan dan ingin tetap bugar, cobalah berdiri lebih banyak. Anda dapat mencoba berdiri selama beberapa jam di kantor sambil bekerja.
Berita Terkait
-
Bisa Bikin Gendut dan Diabetes? Ini 8 Bahaya Duduk Terlalu Lama
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing
-
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
-
Sang Pemenang Berdiri Sendiri: Kehampaan di Balik Kilau Festival Cannes
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?