Suara.com - Kerap Unggah Foto Seksi Berbikini, Lisensi Medis Dokter Ini Dicabut
Mengejar karir sebagai model sembari praktik dokter sah-sah saja dilakukan. Namun, sebaiknya perhatikan juga konten foto yang diunggah.
Dilansir Reuters, Nang Mwe San, seorang dokter asal Myanmar, baru-baru ini menjadi kontroversi setelah lisansi medisnya dicabut oleh otoritas Myanmar. Alasannya, Nang Mwe San disebut kerap mengunggah foto seksi berbikini, yang dinilai tidak etis.
Di lamanInstagramnya (@nangmwesan), Nang Mwe San diketahui senang mengunggah foto dirinya saat mengenakan gaun ketat, pakaian dalam, pakaian renang, dan bahkan pakaian tradisional Burma dengan pose seksi.
Ia diketahui sudah 4 tahun bekerja sebagai dokter umum, namun tak lagi praktik selama 2 tahun terakhir untuk mengejar karir sebagai model.
Dalam laman Facebooknya, Nang Mwe San mengunggah sebuah surat yang dikirimkan oleh Konsil Medis Myanmar. Menurut surat tersebut, Nang Mwe San sudah ditegur terkait unggahan fotonya sejak Januari lalu, karena tidak sesuai dengan tradisi-tradisi Burma.
Hal ini menurut Nang Mwe San sangat tidak masuk akal, dan berlebihan.
"Saya sangat syok dan sedih. Perjuangan untuk menjadi dokter tidak mudah, dan butuh proses panjang," ujarnya kepada Thomson Reuters Foundation.
"Apakah saya mengenakan pakaian seksi saat bertemu pasien? Tidak pernah," tegasnya.
Baca Juga: Jennifer Coppen Pamer Foto Seksi, Warganet: Vulgar Amat
Kontroversi ini memancing perdebatan di media sosial. Sebagian netizen menyebut pencabutan lisensi medis Nang Mwe San wajar karena dinilai tidak etis. Namun yang lain mengatakan foto apapun yang diunggah merupakan hak pribadi, dan tidak berkaitan dengan pekerjaan.
Bagaimana menurut Anda, apakah pantas lisensi medis dokter Nang Mwe San dicabut karena sering mengunggah foto seksi berbikini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional