Pada penelitian yang dilakukan oleh May Beth Terry dari Columbia University Mailman School of Public Health, konsumsi biji-bijian akan meningkatkan risiko tumor otak tipe glioma. Penelitian yang dilakukan di laboratorium ini membuktikan aflatoksin dapat menyebabkan kanker hati pada tikus, hewan primata, dan ikan.
2. Alkohol
Konsumsi alkohol berhubungan dengan timbulnya beberapa jenis kanker, seperti kanker mulut, kanker laring, kanker faring, kanker esofagus, kanker payudara, kanker hati, termasuk kanker otak. Risiko kanker akan meningkat apabila dosis alkohol yang dikonsumsi semakin banyak, apalagi disertai konsumsi tembakau.
3. Daging dan telur yang terkontaminasi limbah
Dioksin berhubungan dengan adanya kanker hati, kanker tiroid, kanker saluran cerna atas, kanker kulit, kanker paru, kanker otak dan limfoma non-Hodgkin’s.
Dioksin sebenarnya didapatkan dari sumber makanan yang terkontaminasi oleh limbah medis, limbah kota, peleburan logam, dan manufaktur kimia.
Zat ini larut dalam lemak, sehingga bisa ditemukan pada makanan yang mengandung lemak seperti daging dan produk peternakan lainnya seperti telur.
Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Terry, konsumsi telur akan meningkatkan risiko terkena kanker otak tipe glioma. Sedangkan pada penelitian Saneei menyatakan konsumsi daging akan meningkatkan risiko tumor otak tipe glioma.
4. Ikan asin dan sayuran terlalu asin
Baca Juga: Benarkah Tingkat Pendidikan Berpengaruh Terhadap Risiko Kanker Otak?
Ikan asin mengandung N-nitrosodimethylamine dan komponen N-nitroso. Profesor Jiankun Hu dari University of New South Wales menyebutkan dalam studinya, konsumsi sayuran asin akan meningkatkan risiko kanker otak tipe glioma dan meningioma.
5. Makanan yang tercemar udara
Biasanya makanan terkontaminasi oleh udara yang tercemar, seperti pada asap rokok, asap kebakaran, dan produksi asap pada industri akan lebih berisiko menyebabkan kanker otak.
7. Air keran
Infrastruktur air keran yang mengalir ke rumah, misalnya pipa, mungkin saja sudah menua, sehingga berpotensi berkarat dan kotor. Selain itu, air keran sangat mungkin mengandung bahan kimia beracun yang digunakan untuk membersihkan kontaminan biologis berbahaya. Selain klorin, ada juga dibutil ftalat (DBP) yang 1.000 kali lebih beracun daripada klorin.
8. Minuman Energi
Minuman berenergi mungkin membuat Anda merasa bugar selama beberapa jam, tetapi minuman ini akan menimbulkan kerusakan di dalam tubuh Anda. Terbuat dari gula, kafein, dan pewarna buatan, minuman energi dapat meningkatkan tekanan darah dan gula darah Anda secara bersamaan.
Salah satu penyebab orang meninggal setelah terlalu banyak minum minuman energi, terutama diakibatkan oleh masalah jantung dan kejang. Apa pun yang melemahkan sistem di dalam tubuh Anda, dapat memicu munculnya kanker. Ditambah lagi ada gula di sana, yang merupakan sumber makanan favorit kanker.
kanker otak bisa menyerang siapa saja, makanan dan minuman dengan kandungan tertentu yang tidak baik untuk tubuh menjadi salah stau faktornya. Jaga kesehatan Anda dengan menghindari makanan dan minuman yang tidak sehat untuk tubuh seperti di atas.
Itulah makanan dan minuman yang ternyata bisa memicu kanker otak yang perlu Anda ketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?