Suara.com - Migrain merupakan sakit kepala yang kerap dirasakan di satu sisi. Jenis sakit kepala ini dapat bervariasi tingkatannya, yaitu dari nyeri berdenyut, sedang, hingga berat.
Gejalanya meliputi mual, lemah, hingga memengaruhi kepekaan terjadap cahaya dan suara di sekitar. Selain itu, bisa juga disertai dengan muntah. Akibatnya, aktivitas sehari-hari pun jadi terganggu.
Dilansir dari thehealthsite, migrain diyakini karena faktor genetik, tetapi stres, kegelisahan, kerja berlebihan, dan terlalu sering mengonsumsi obat bisa jadi pemicunya.
Bukan itu saja, hal-hal di sekitar kita seperti cahaya terang, suara keras, dan bau yang kuat juga bisa menyebabkan migrain.
Umumnya, gejala migrain berkembang pada masa kanak-kanak, remaja, atau dewasa awal. Tahapannya ada 4, yaitu prodrome, aura, serangan, post-drome, tetapi belum tentu dialami oleh semua orang.
Untuk mencegah dan mengatasi migrain, berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan.
1. Minum banyak air
Tidak terhidrasi dengan baik bisa menyebabkan migrain. Sehingga dianjurkan untuk tetap terhidrasi hingga memiliki banyak cairan.
2. Bangun tepat waktu
Pastikan Anda bangun pada waktu yang sama setiap hari. Hal ini karena tidur berlebihan merupakan salah satu penyebab migrain.
Baca Juga: Waduh, Wanita Hamil yang Migrain Berisiko Hipertensi dan Melahirkan Caesar!
3. Jangan lupa sarapan
Tidak makan dalam waktu lama bisa menyebabkan hipoglikemia, salah satu pemicu migrain. Makan sarapan lebih awal pun bisa mencegahnya.
4. Menjauhkan diri dari komputer
Layar yang berkedip-kedip atau terus menatap layar komputer bisa menyebabkan migrain dan sakit kepala.
5. Kontrol asupan alkohol
Alkohol jenis tertentu mengandung bahan kimia yang dapat memengaruhi pembuluh darah. Terlalu banyak minum alkohol dapat menyebabkan migrain pada beberapa orang.
Berita Terkait
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak