Suara.com - Obesitas Ekstrem, Bocah 7 Tahun di Karawang Berat Badannya 97 Kilogram
Kasus bocah obesitas ekstrem kembali ditemukan di Indonesia. Seorang bocah berusia 7 tahun asal Karawang, Jawa Barat, menjadi pemberitaan setelah diketahui beratnya yang mencapai 97 kilogram.
Dilansir ANTARA, bocah bernama Satia Putra merupakan anak dari pasangan Sarli (50) dan Komariah (40). Satia kesulitan untuk sekolah dan bermain karena obesitas ekstrem yang dialaminya.
"Saya ingin anak itu lincah seperti layaknya anak seusianya," kata Sarli.
Tak jarang pula ia mendapat ledekan dari teman-temannya, akibat berat badannya yang sangat berlebih. Hal tersebut membuat Satia tidak percaya diri, dan lebih banyak mengurung diri di rumah.
Sarli mengatakan Satia memang punya kebiasaan makan hingga lima piring dalam sehari. Jika tidak dituruti, Satia akan marah dan merengek kepada orang tuanya.
Dikatakannya, sejak mengalami pertumbuhan tidak wajar hingga berat badannya mencapai 97 kilogram, Satia belum pernah mendapat penanganan medis sebab mengalami permasalahan biaya.
Kasus Satia pun mendapat perhatian dari dinas kesehatan setempat. Nurdin Hidayat, plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang mengatakan akan membawa Satia ke RSUD Karawang untuk diobservasi.
Pihaknya saat ini sedang mengurus kartu kesehatan untuk Satia sebelum dibawa ke RSUD Karawang. Di RSUD Karawang, Satia akan diobservasi tim dokter RSUD Karawang untuk mencari penyebab obesitas sekaligus untuk mengetahui keluhan yang diderita bocah itu.
Baca Juga: Peneliti Sebut Ada Kaitan Antara Perceraian dengan Obesitas Anak
"Kami akan segera menangani Satia Putra. Rencananya Rabu esok (3/7) akan dibawa ke RSUD Karawang untuk diperiksa," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak