Suara.com - Film kartun memang dibuat untuk anak-anak. Tetapi beberapa kartun juga sangat disukai oleh orang dewasa, salah satu contohnya Spongebob.
Kartun memiliki efek positif dan negatif pada perkembangan kognitif serta perilaku anak.
Berikut beberapa efek positif dari kartun pada anak-anak yang dilansir dari parenting.firstcry.com.
1. Media belajar anak
Kartun dapat membantu anak-anak memulai pembelajaran lebih awal. Misalnya seperti kartun edukasi yang mempertontonkan bentuk, angka serta warna.
Kartun semacam itu dapat mengajar anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan interaktif, sehingga membuat belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan.
2. Perkembangan kemampuan kognitif
Menonton kartun dapat membantu mengembangkan keterampilan kognitif anak. Seperti bekerja, membentuk memori jangka panjang, fokus Anak, logika, penalaran, pemrosesan visual dan pendengaran.
3. Pengembangan bahasa
Baca Juga: Dunia Kartun Dufan Siap Dibuka saat Lebaran, Intip 7 Wahana Terbaru
Kartun dapat mengajarkan berbagai bahasa pada anak-anak, sehingga membantu anak-anak dalam mengembangkan kemampuan linguistik mereka.
Membiarkan mereka menonton kartun dalam bahasa ibu Anda, misalnya, membantu mereka mempelajari bahasa dengan lebih baik.
4. Peningkatan kreativitas
Kartun dapat membantu meningkatkan imajinasi dan kreativitas mereka.
Anak dapat memikirkan ide-ide baru yang terinspirasi oleh kartun dan menghasilkan cerita atau karya seni baru berdasarkan kartun yang telah mereka lihat.
5. Menghibur
Berita Terkait
-
BNI Salurkan Bantuan Pendidikan dan Trauma Healing bagi Anak-Anak Terdampak Bencana di Aceh
-
Tulis Lagu Sendiri di Usia 6 Tahun, Ariana Ivy Ajak Anak Indonesia Berimajinasi Lewat "Kuda Ajaib"
-
Cara Nonton Film di XXI Bisa Gratis Jajan Camilan
-
Unik! Rumah Warga Sepanjang 350 Meter Jadi Galeri Kartun Terpanjang di Indonesia
-
Ikut Baper! El Rumi Ungkap Sisi Positif Syifa Hadju yang Bikin Jatuh Hati
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan