Banyak orang lebih memilih menstrual cup dibanding pembalut karena praktis dan tidak harus sering diganti – tergantung seberapa banyak darah yang keluar. Jika saat menggunakan pembalut Anda harus mengeluarkan energi lebih untuk mencuci bantalan agar darah menstruasi bisa bersih, maka saat pakai menstrual cup Anda hanya mengeluarkan cangkir menstruasi dari dalam vagina, mengosongkan isinya, membersihkannya dengan air, dan memasukkannya kembali ke dalam vagina.
Lantas, dari ketiga benda tersebut mana yang lebih baik?
Pada dasarnya pakai pembalut, tampon dan menstrual cup untuk perawatan kewanitaan selama menstruasi disesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan Anda sehari-hari. Namun yang paling penting, jangan lupa untuk menjaga kebersihan daerah kewanitaan selama menstruasi dengan cara rutin mengganti pembalut, tampon atau menstrual cup yang Anda pakai.
Selain itu, perhatikan juga cara membasuh daerah kewanitaan dengan cara yang benar dan tepat. Ingat, saat menstruasi risiko infeksi di area vagina akan lebih meningkat dibandingkan saat kondisi normal. Itu sebabnya, Anda perlu perhatian lebih untuk menjaga kebersihan area kewanitaan. Anda bisa memakai pembersih daerah kewanitaan yang mengandung cairan antiseptik khusus selama masa menstruasi berlangsung.
Jadi mau beralih dari pakai pembalut ke tampon atau menstrual cup? Nggak usah takut, kalau sudah biasa memakan tampon dan menstrual cup mudah kok, hanya awalnya saja yang mungkin sedikit membuat ribet karena tidak pernah. Selamat mencoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?