Suara.com - Pasangan Ini Gugat Klinik Kesuburan Karena Salah Masukkan Hasil Pembuahan
Sepasang suami-istri asal Asia mengajukan gugatan kepada sebuah klinik kesuburan di California karena dianggap telah salah 'memasukkan' benih ke rahim sang istri.
Pada akhirnya, sang istri melahirkan anak yang bukan darah daging mereka, dan bahkan tidak nampak seperti ras Asia sama sekali.
Mereka kemudian datang ke pengadilan New York dan melayangkan gugatan tersebut.
Keduanya mengaku mencoba memiliki keturunan dengan menggunakan metode IVF atau proses membuahi sel telur di luar tubuh perempuan, sebelum kemudian mengembalikannya ke rahim untuk tumbuh dan berkembang.
Pasangan yang hanya diidentifikasi dengan inisial AP dan YZ mengaku tengah menahan rasa malu dan hinaan.
Mereka juga mengatakan tengah mencoba bertahun-tahun untuk hamil dan harus menghabiskan dana lebih dari $ 100.000 untuk melakukan metode IVF atau fertilisasi in vitro, termasuk obat-obatan, biaya laboratorium, perjalanan dan biaya lainnya.
Gugatan yang diajukan di Distrik Timur New York pekan lalu, menuduh klinik CHA Fertility dan dua laki-laki yang diidentifikasi sebagai pemilik dan direktur telah melakukan pelanggaran malpraktek dan membuat kesengsaraan emosional yang disengaja.
"Tujuan kami dalam mengajukan gugatan ini adalah untuk mendapatkan kompensasi atas kerugian klien kami, serta untuk memastikan bahwa tragedi ini tidak pernah terjadi lagi," kata pengacara pasangan tersebut mengutip dari BBC.
Baca Juga: Lakukan Bayi Tabung di Usia 40 Tahun, Risiko Kanker Payudara Meningkat
Dalam laman resminya, CHA Fertility mengatakan kliniknya menawarkan "tingkat perawatan personal yang kelas tingginnn dengan rasa tanggungjawab sepenuhnya".
Media Inggris BBC telah menghubungi pihak klinik namun mereka belum bersedia memberikan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga