Suara.com - Sekilas Soal Stroke Batang Otak, Penyakit Rudy Badil Pendiri Warkop
Rudy Badil, salah satu pendiri grup lawak Warkop, meninggal dunia hari ini, Kamis (11/7/2019). Keterangan keluarga dan sahabat menyebut ia meninggal karena mengalami stroke batang otak.
"Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un. Selamat beristirahat dengan tenang Mas Rudy Badil, doa terbaik kami sekeluarga besar Lembaga Warung Kopi Dono Kasino Indro untuk keluarga yang ditinggalkan," tulis Indro Warkop di laman instagramnya.
Dilansir laman Hello Sehat, stroke batang otak merupakan jenis stroke paling berbahaya. Sebabnya, batang otak merupakan pengendali hampir semua fungsi penting dalam tubuh, termasuk pernapasan, tekanan darah, hingga detak jantung.
Batang otak juga merupakan pusat kesadaran otak. Dengan kata lain, penurunan fungsi batang otak menandakan adanya penurunan kesadaran.
Mengalami stroke batang otak hampir pasti menyebabkan kematian. Jika selamat, pasien kemungkinan besar mengalami hemipelgia, lumpuh, ataupun koma.
Tak hanya itu, efek stroke pada batang otak juga bisa menyebabkan masalah pernapasan, tidak mampu mengendalikan suhu tubuh, serta terjadinya gangguan keseimbangan, gangguan bicara, dan gangguan penglihatan.
Sama seperti penyakit stroke lainnya, risiko stroke batang otak meningkat karena faktor gaya hidup tidak sehat, di antaranya:
- merokok
- kurang aktif bergerak
- konsumsi alkohol
- penggunaan narkoba
Untuk mencegahnya, Anda perlu menurunkan faktor risiko, dengan cara melakukan gaya hidup sehat seperti:
Baca Juga: Kisah Tarmuji, Penderita Stroke yang Hidup dari Pemberian Makan Tetangga
- kurangi asupan lemak dan garam
- perbanyak konsumsi buah, sayur, dan ikan
- olahraga teratur
- tidak merokok dan minum alkohol
Itulah sekilas fakta soal stroke batang otak seperti dialami Rudy Badil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak