Winardi melanjutkan dalam sebuah acara kumpul keluarga, sang anak melontarkan jawaban mengejutkan ketika ditanya tentang jagoan dan cita-citanya.
“Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter, pilot, arsitek bahkan presiden. Semua orang pun bertepuk tangan. Tapi anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan,” tutur Winardi
Anggota keluarga besar pun mendesak anak perempuan Winardi untuk menjawab cita-citanya karena ia satu-satunya yang belum memberikan jawaban. “Saat aku dewasa, cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main,” jawab sang anak dalam cerita hari pertama sekolah tersebut.
Kemudian putri kecil itu mengutarakan cita-cita keduanya. “Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang,” tambah sang anak.
Lalu ada juga kisah yang tidak terduga kala keluarga Winardi mengikuti rekreasi bersama teman sekantor. Dua orang anak laki-laki teman Winardi dikenal anak yang jago dalam bidang Matematika dan satu lagi jago dalam Bahasa Inggris.
Kedua anak ini bertengkar lantaran berebut kue. Kedua orangtua mereka tidak bisa melerainya. Winardi takjub anaknya lah yang berhasil melerai sekaligus meminta dua anak laki-laki tersebut untuk berdamai dan bersalaman.
Dalam perjalanan, saat anak-anak lain mulai merasa gelisah karena lalu lintas padat, anak perempuannya berhasil membuat guyonan yang membuat semua orang tertawa. Bahkan ia membuat kreasi untuk dari kotak bekas tempat makanan.
“Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas berbentuk hewan masing-masing, dan mereka terlihat begitu gembira,” ujar Winardi.
Mengakhiri kisahnya, Winardi tak lupa menyampaikan sebuah pesan.
Baca Juga: Sering Dikira Anak Sekolahan, Coba Tebak Umur Cewek Berwajah Imut Ini?
“Sahabatku, Hidup itu bukan semata-mata untuk menunjukan siapa yang paling penting, siapa yang paling berperan, atau siapa yang paling hebat, tapi sederhana saja, siapa yang paling bermanfaat bagi yang lain..,” tandas Winardi.
Postingan tersebut telah disukai 6.123 ribu di instragram pada akun @gerilyasastra sampai Rabu (17/7). Banyak pula beberapa komentar positif para netizen perihal tersebut.
“Banyak orang tua tdk sadar bahwa yang ditunjukan si nomor 23 adalah bentuk kecerdasan, dan saya yakin dia akan meraih setiap impiannya, terimakasih untuk orang tua yang menghargai anaknya tidak hanya dari nilai di kelas tapi dr cara dia melihat kehidupan," seru netizen.
“intinya jangan memaksa ikan memanjat pohon, setiap insan memiliki cita2nya, takdirnya dan jalan hidupnya. Yang penting jadi orang baik di masyarakat itu sudah sangat2 bagus,”
“Terharu banget pas baca,”
“Inspiratif untuk mendidik anak2 kita,” seru netizen lainnya. [Rosalin Febriyanti]
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS