Suara.com - Mual Sampai Ingin Muntah Saat Cemas? Coba 4 Tips Ini Atasinya.
Secara psikologi, seseorang cemas, panik, dan gugup merupakan bagian dari emosi yang dialami manusia, bisa setiap hari.
Namun, bila emosi tersebut dirasakan berlebihan, tubuh akan memberikan reaksi, seperti mual salah satunya. Anda bisa jadi sangat ingin muntah saat merasa cemas, namun tetap tak ada yang berhasil Anda keluarkan dari perut Anda.
Lantas, bagaimana cara mengatasinya?
Rasa panik, cemas, atau gugup biasanya akan membuat Anda tidak tenang dan berkeringat dingin. Efeknya tidak hanya itu saja. Anda bisa juga mengalami dry heavy atau muntah kering.
Berbeda dengan muntah pada umumnya, muntah kering tidak akan membuat Anda memuntahkan apa pun. Anda hanya merasa mual parah dan berusaha keras untuk mengeluarkannya.
Namun, apa hubungannya perasaan ingin muntah ini saat seseorang merasa cemas?
Menurut laman konsultasi yang dikelola oleh Columbia University, muntah merupakan refleks tubuh untuk mencegah seseorang tersedak atau menelan zat-zat tertentu.
Biasanya refleks muntah akan sangat aktif ketika Anda mencium bau tidak sedap atau sensitif dengan kandungan makanan atau minuman tertentu.
Baca Juga: Anak Susah Makan, Ini Mitos yang Kerap Bikin Cemas Para Ibu
Tidak hanya itu, stres, panik, dan cemas yang berlebihan juga bisa memicu aktifnya refleks muntah. Perasaan ingin muntah saat cemas dan stres ini kemungkinan besar terjadi akibat meningkatnya produksi hormon serotonin.
Hormon serotonin diketahui ikut berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Jika kadarnya berlebihan, produksi asam lambung akan meningkat dan sinyal mual di batang otak akan diaktifkan.
Itulah sebabnya saat panik, cemas, dan gugup Anda akan merasakan mual sampai-sampai ingin muntah dilansir Hello Sehat.
Tips mengatasi perasaan ingin muntah saat cemas dan panik
Terus mual dan ingin muntah saat cemas atau stres, tentu akan mengganggu aktivitas Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir.
Kondisi ini bisa diatasi jika Anda mampu menghadapi penyebab utamanya, yaitu stres, kecemasan, rasa panik, atau kegugupan yang muncul.
Nah, untuk mengurangi atau menghilangkan emosi yang berlebihan tersebut, Anda bisa mengikuti beberapa cara berikut ini:
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan