Suara.com - Apakah Anda sedang menjalani diet vegetarian? Menerapkan pola makan yang berasal dari tumbuhan ternyata dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Hal itu diungkapkan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, mengukutip CNN International, Senin (22/7/2019) kemarin.
Kaitan antara kebiasaan makan makanan berasal dari tumbuhan dan diabetes tipe 2 bahkan lebih bermanfaat ketika hanya mengonsumsi makanan sehat (sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang), bukan makanan olahan.
"Kami menemukan bahwa makan makanan nabati dikaitkan dengan, rata-rata, pengurangan risiko diabetes 23 persen," kata Dr. Qi Sun, seorang profesor di Departemen Gizi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan di Boston dan penulis senior studi ini.
Ia menambahkan, seseorang yang mengonsumsi makanan sehat dan meminimalkan asupan minuman manis serta karbohidrat olahan menurunkan risiko diabetes hingga 30%.
Dokter telah lama mengetahui bahwa diet sehat, bersamaan dengan olahraga teratur serta tidak merokok, dapat memertahankan berat badan yang sehat. Ini juga menjadi beberapa cara untuk mencegah atau menunda terkena diabetes tipe 2.
"Memang, seorang vegetarian atau orang yang diet nabati lainnya itu tetap (mengonsumsi) tinggi gula dan karbohirat olahan cenderung meningkatkan diabetes tipe 2," ujar Tom Sanders, profesor emeritus nutrisi dan dietetika di King's College London.
"Terutama ketika dikaitkan dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah," tambahnya.
Secara global, tren penderita diabetes diketahui semakin meningkat. WHO menyebut angkanya naik signifikan dari 108 juta pada 1980 menjadi 422 juta pada 2014 lalu.
Baca Juga: Penderita Diabetes Tipe 2 Lebih Baik Konsumsi Kopi Murni, Mengapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan