Suara.com - Millendaru atau lebih dikenal sebagai Millen Cyrus mengaku sebelum dirinya operasi payudara, ia sempat melakukan terapi hormon.
Ia membeberkan hal ini ketika menjadi bintang tamu dalam program 'Bisik-Bisik Tetangga' di kanal YouTube MOP Channel yang tayang pada Senin (22/7/2019).
"Aku memang udah kode-kode gitu ke mamah. Maksudnya, udah terapi hormon gitu, kan. Maksudnya, udah nanggung nih (untuk operasi payudara)," tutur Millen saat menceritakan dirinya ketika meminta izin untuk operasi payudara pada ibunya.
Umumnya, terapi hormon estrogen menjadi salah satu pilihan lelaki yang ingin mengubah dirinya menjadi seorang perempuan atau transeksual.
Namun, tingkat perubahan yang terjadi dari terapi hormon, menurut Dr. Maddie Deutsch, Direktur Layanan Klinis di UCSF Center of Excellence untuk Kesehatan Transgender, tergantung pada banyak faktor.
Faktor tersebut termasuk genetika, usia memulai terapi hormon dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Ketika melakukan terapi hormon estrogen, ada beberapa perubahan yang terjadi. Salah satunya adalah perubahan fisik.
Melansir transcare.ucfs.edu, perubahan pertama pada pasien adalah kulit yang menjadi sedikit lebih kering dan lebih tipis. Bahkan pori-pori akan menjadi lebih kecil serta produksi minyak berkurang.
Pasien kemungkinan akan merasa lebih rentan terhadap memar atau luka dalam beberapa minggu pertama. Mereka juga akan tahu bahwa bau keringat dan warna urine akan berubah.
Baca Juga: Millen Cyrus Pernah Punya Hubungan Spesial dengan Zack Lee?
Setelah beberapa minggu, pasien mulai mengembangkan 'tunas' kecil di bawah puting. Ini adalah perkembangan normal payudara dan rasa sakitnya akan berkurang dalam beberapa bulan.
Perkembangan payudara ini bervariasi, termasuk kecepatan, ukuran hingga bentuknya. Bahkan terkadang tidak merata antara satu sama lain.
Di bagian lain, lemak akan mulai berkumpul di sekitar pinggul dan paha. Otot di lengan dan kaki akan menjadi kurang jelas, bahkan menjadi halus, karena lemak di bawah kulit menjadi sedikit lebih tebal.
Untuk bagian mata dan wajah, pasien akan mulai mengembangkan penampilan lebih wanita ketika lemak di bawah kulit meningkat dan bergeser.
Perubahan pada rambut adalah hal yang paling menonjol karena bagian ini akan mengalami penurunan ketebalan dan tumbuh lebih lambat.
Beberapa orang mungkin melihat perubahan kecil dalam ukuran atau tinggi sepatu. Ini bukan karena perubahan tulang, tetapi karena perubahan ligamen dan otot kaki mereka.
Berita Terkait
-
Nekat ke Amerika Tanpa Sponsor, Millen Cyrus Bongkar Rahasia Tembus Agensi Model Internasional
-
Gemasnya Azura di Pernikahan Kakak Milen Cyrus, Nangis sambil Joget
-
Dianggap Kelewat Jujur, Begini Reaksi Anak Artis Lihat Wanda Hara dan Millen Cyrus
-
Momen Kocak Ameena Anak Aurel Hermansyah Bilang Ganteng Hingga Panggil Millen Cyrus 'Mas': Anak Kecil Mah Jujur
-
Beda 180 Derajat, Intip Busana Wanda Hara dan Millen Cyrus di Pernikahan Aaliyah Massaid
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi