Suara.com - Wanita bernama Gemma Corby baru saja melahirkan anak pertamanya didiagnosis kanker payudara agresif. Padahal, sebelumnya ia mengira hanya mengalami saluran susu tersumbat.
Kisahnya mulai terjadi ketika ia melahirkan dan menyusui anak pertamanya di ruang NICU. Corby melihat ada benjolan seukuran kacang di payudaranya.
Corby lantas berkonsultasi kepada tim medis karena takut jika terjadi sesuatu. Namun, tim medis mengatakan bahwa benjolan itu normal terjadi pada ibu yang baru menyusui.
Mereka mengatakan benjolan Corby hanyalah saluran susu yang tersumbat. Tanpa pertimbangan lanjut, Corby mempercayai tim medis begitu saja dan tidak melakukan pemeriksaan lain.
"Para dokter mengatakan benjolan saya hanya saluran susu yang tersumbat. Sehingga saya tidak berpikir itu sesuatu yang serius dan aku tidak meragukan mereka," kata Corby dikutip dari Fox News.
Setelah 6 bulan, Corby merasa bahwa benjolan di payudaranya justru tidak menghilang tetapi semakin besar.
Saat itu ia baru mulai memutuskan pergi ke dokter kandungan dan melakukan USG. Sepuluh hari kemudian, Corby diminta menjalani mammogram untuk memastikan benjolan di payudaranya.
Seusai rangkaian pemeriksaan itu, ternyata benar Corby menderita kanker payudara agresif yang sulih diobati. Pastinya diagnosis kanke rpayudara itu mengejutkan Corby.
"Selama ini saya selalu diberi tahu sejumlah profesional bahwa benjolan itu tidak perlu dikhawatirkan, ternyata diagnosis mengatakan kanker payudara," ujarnya.
Baca Juga: Ada Riwayat Kanker Payudara, Perempuan Ini Jalani Mastektomi di Usia Muda
Corby mengatakan kanker payudaranya yang bersifat agresif ini lebih mungkin menyebar ke seluruh tubuh dan kambuh.
Saat ini Corby hanya menjalani rangkaian kemoterapi kanker payudara dengan pasrah. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan tetapi semangatnya untuk sembuh tak pudar. Ia pun ingin membagikan pengalamannya kepada banyak orang.
"Jika Anda menemukan benjolan di payudara, tolong segera periksakan benjolan itu sampai sudah pasti itu kanker payudara atau bukan," katanya.
Menurut Medela, saluran susu yang tersumbat menyebabkan penumpukan susu dan tekanan pada saluran yang bisa mengakibatkan benjolan. Tanda awal penyakit ini mungkin berupa benjolan sebesar kacang di payudara.
"Jika saya melihat ke belakang dan berpikir, seharusnya saya melakukan sesuatu untuk memastikan tentang benjolanku yang masih sebesar kacang sebelum terlambat," katanya.
Kini Corby harus menjalani kesehariannya sebagai penderita kanker payudara. Ia pun berusaha menyebarkan dan mengajak orang di sekitarnya agar lebih sadar tanda-tanda kanker payudara sejak dini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?