Suara.com - Catat, Ini Suhu Kamar yang Tepat Buat Anda Tidur Lebih Nyenyak
Anda mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa Anda tidak bisa tidur nyenyak di malam hari. Selain stres dan banyaknya tekanan, ternyata kesulitan tidur nyenyak juga bisa dipengaruhi oleh suhu kamar tidur Anda.
Suhu tubuh Anda berfluktuasi sepanjang hari dan mencapai puncaknya pada sore hari. Sesudahnya, perlahan-lahan mulai mendingin seiring dengan tubuh yang mulai rileks, bersiap untuk siklus tidur.
Sama seperti ritme sirkadian, suhu tubuh memiliki siklusnya sendiri. Jadi, ketika suhu tubuh sedang turun, suhu ruangan atau termostat harus selaras dengan suhu tubuh.
Mengutip Timesofindia, para ahli beri saran bahwa Anda harus mengatur termostat Anda antara 60-67 derajat Fahrenheit (15-19 derajat Celcius). Walaupun mungkin membuat Anda menggigil dan harus mengumpat di balik selimut, ingatlah bahwa tubuh Anda juga mengeluarkan panas.
Dalam lingkungan yang lebih dingin, panas tubuh akan didistribusikan secara merata dan Anda harus memberikan diri Anda lingkungan yang lapang untuk meringkuk. Menjaga suhu di sekitar angka-angka ini sangat ideal.
Menurunkan pengaturan termostat ke 16-17 derajat Celcius juga memastikan bahwa suhu inti tubuh turun dan Anda merasa sejuk dalam cuaca panas. Ini juga membantu Anda tertidur lebih cepat.
Sedangkan untuk bayi dan anak-anak di bawah usia 10 tahun, suhu kamar yang ideal harus berkisar antara 65-70 derajat Fahrenheit.
Selain itu, untuk tidur lebih nyenyak, Anda juga bisa menenangkan diri dan tidur lebih nyenyak dengan menyimpan segelas air dingin di dekat tempat tidur Anda di hari yang panas.
Baca Juga: Coba Tips Ini agar Kamar Tidur Lebih Nyaman dan Rapi
Atau Anda dapat mempertimbangkan menyimpan kompres es atau mengenakan bahan yang baik untuk kulit Anda bernapas saat tidur (atau bahkan tidur telanjang!). Ini dapat membantu mengatur suhu tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata