Suara.com - Setiap wanita pasti merasakan nyeri perut hingga terasa seperti melilit ketika datang bulan atau menstruasi tiba. Meskipun tidak semua wanita akan mengalami kondisi ini ketika menstruasi.
Tetapi, kebanyakan kasus nyeri haid dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang. Hal ini ada kaitannya dengan insomnia yang mungkin lebih sering terjadi atau kumat ketika menstruasi.
Pastinya kondisi tersebut tidak akan membuat wanita nyaman. Biasanya wanita akan mencari cara meredakan rasa sakit menstruasi dengan mengonsumsi minuman khusus atau lainnya.
Padahal nyeri haid ini bisa kita atasi dengan mengubah posisi tidur. Melansir dari Healthy Life Tricks, posisi tidur yang tepat bisa memengaruhi rasa sakit selama menstruasi akan lebih kuat atau sebaliknya.
Hal ini mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi bagi Anda yang wanita tidak ada salahnya untuk mencoba trik ini dalam meredakan rasa nyeri haid.
Bahkan hasil penelitian spesialis menyimpulkan bahwa ada posisi tidur yang ideal selama menstruasi dan itu membantu mengurangi rasa sakit.
Dalam posisi kram otot atau nyeri perut, ginekolog menyarankan wanita untuk tidur dalam posisi seperti janin.
Posisi tidur seperti janin ini mengarah pada relaksasi otot di daerah perut yang secara otomatis mengurangi intensitas kram perut.
Dokter juga merekomendasikan bahwa selama menstruasi, sebaiknya wanita menghindari tidur tengkurap. Karena, posisi ini bisa membuat menstruasi lebih deras di malam hari dan rasa sakit akan lebih kuat.
Baca Juga: Diantar Ayah ke RS karena Dipikir Nyeri Haid, Gadis Ini Ternyata Melahirkan
Trik lain yang dapat membuat wanita lebih muda melewati rasa sakit adalah mandi air hangat sebelum tidur atau pijatan lembut di daerah perut melalui gerakan memutar.
Berita Terkait
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Dari Minum Air Hangat ke Empati Nyata: Cara Baru Mendukung Perempuan Saat Menstruasi
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Hari Pertama Haid dan Tuntutan Perempuan untuk Tetap Kuat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu