Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang bisa berakibat fatal jika diabaikan. Sayangnya, banyak orang sering terlambat menyadari bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi.
Padahal tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa kita deteksi dengan memperhatikan perubahan kebiasaan buang air kecil.
Melansir dari Express, jantung berdetak menandakan organ ini memompa darah ke seluruh tubuh untuk memberikan energi dan oksigen. Saat darah akan bergerak mendorong sisi-sisi pembuluh darah. Kekuatan dorongan inilah bisa membaca kondisi tekanan darah kita.
Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, tekanannya akan lebih ekstra pada arteri dan jantung. Apabila dibiarkan, kondisi ini tentu bisa berbahaya dalam jangka pendek maupun panjang.
Oleh karena itu, jika Anda mengetahuinya lebih awal, tentu semakin baik. Salah satunya dengan memperhatikan kebiasaan buang air kecil di toilet.
Orang yang memiliki tekanan darah tinggi biasanya lebih sering buang air kecil ke toilet pada malam hari. Sebuah penelitian pun telah membuktikan hubungan frekuensi buang air kecil di malam hari dengan tekanan darah tinggi.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa jika Anda buang air kecil di malam hari yang disebut nokturia. Anda mungkin mengalami peningkatan tekanan darah dan kelebihan cairan di tubuh," kata Dokter Satoshi Konno, Divisi Hipertensi.
Dokter Satoshi Konno pun menyarankan bagi orang yang mengalami kondisi tersebut untuk periksa tekanan darah dan asupan garam.
Sebab, penelitian sebelumnya juga telah melaporkan bahwa asupan garam yang tinggi berkaitan dengan nokturia.
Baca Juga: Hipertensi: Ketahui Daging yang Membantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi
"Kami menemukan bahwa bangun di malam hari untuk buang air kecil terkait dengan peluang 40 persen lebih besar mengalami hipertensi. Semakin banyak kunjungan di toilet maka semakin besar risiko hipertensi," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh