Suara.com - Mendidik dan mengasuh anak autis seperti anak sulung Dian Sastrowardoyo tentu bukan hal yang mudah. Anda memerlukan kesabaran ekstra dalam menghadapi tingkah laku mereka.
Autism spectrum disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan yang memengaruhi anak-anak autis berinteraksi dan berkomunikasi.
Anak-anak autisme akan mengalami kesulitan ketika berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain. Mereka juga akan mengalami kesulitan melakukan kontak mata, sering menarik diri hingga tidak tertarik secara sosial.
Meskipun autisme tidak ada obatnya, Anda sebagai orangtua masih memiliki harapan melalui perawatan yang tepat. Terapi tersebut akan membantu tumbuh kembang anak autis dalam berinteraksi dan lainnya.
Namun, Anda juga tetap harus memahami pola asuh dan didik yang khusus untuk anak autis di rumah. Salah satunya dalam hal mengajarkan anak autis makan yang benar.
Melansir dari National Autistic Society, beberapa anak autis mungkin sangat sensitif terhadap tekstur, rasa hingga bau makanan tertentu.
Bahkan, ada pula yang takut mencoba makanan baru. Akibatnya, mereka terlalu aktif dan sulit duduk tenang di kursi meja makannya.
Dalam situasi ini Anda perlu melakukan cara khusus untuk menenangkannya agar mereka mau mengonsumsi makanannya.
1. Pujilah lebih dulu kemampuan mereka yang semakin maju atau hebat.
Baca Juga: Dian Sastro Cerita Anaknya Autis, ini 5 Olahraga yang Cocok untuk Autisme
2. Latih mereka duduk di kursinya sendiri lalu perkenalkan orang lain yang duduk di sekitarnya secara perlahan.
3. Berikan sesuatu yang menghibur untuk menarik perhatian dan fokusnya.
4. Setelah tenang, mulailah beri mereka makan yang disukai dan secara bertahap kenalkan dengan makanan baru.
5. Jangan marah ketika anak autis menolak makanannya dan meninggalkan meja makan, cukup keluarkan piringnya.
6. Jangan melarang mereka menggunakan tangan selama makan. Anda hanya perlu kesabaran ekstra dalam memperkenalkan peralatan makan seiring berjalannya waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS