Suara.com - Media sosial (medsos) seperti Instagram, Twitter, dan Facebook selalu menemani aktivitas sehari-hari, khususnya para milenial. Bahkan, terkesan sudah menjadi candu dan kebutuhan.
Padahal, harus hati-hati juga, nih. Disinyalir bermain medos dapat memicu stres. Hal ini seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (29/8/2019), medsos diketahui bisa menghasilkan technostress bagi penggunanya. Hal ini karena pengguna akan tergoda membuka situs-situs lainnya terus menerus, seperti kirim pesan whatsapp, beranda, hingga berefek seperti lingkaran setan.
Ahli TI dan Manajemen Monideepa Tarafdar Universitas Lancaster meneliti sebanyak 444 pengguna Facebook, dan melihat berbagai bentuk technostress yang menyerang pengguna. Penelitian dilakukan dengan dua pendekatan dalam mengidentifikasi technostress.
Pertama, pengguna mencari pengalih perhatian agar waktu dengan Facebook lebih sedikit. Kedua, pengguna berdiskusi terciptanya stres dengan teman dan keluarga.
"Meskipun tampak kontra-intuitif, pengguna media sosial terus menggunakan platform yang sama dan menyebabkan mereka stres daripada beralih dari media sosial" kata Profesor Tarafdar
"Karena situs jejaring sosial menawarkan beragam fitur, pengguna bisa menemukan bahwa media sosial bertindak sebagai pemicu stres dan sebagai pengalih perhatian dari stres itu," tambah peneliti lain Christian Maier, University of Bamberg, Jerman.
Anehnya, saat mereka stres karena medsos, pengguna masih menggunakannya untuk mengalihkan rasa stres, karena pengalihan bermain medsos dengan membuka situs lain, yang akhirnya medsos membangun perilaku kompulsif dan berlebihan.
"Akibatnya, mereka membenamkan diri di jejaring media sosial daripada menjauh darinya, sehingga kecanduan pun terbentuk," tutupnya.
Baca Juga: Penting! 5 Kebiasaan Pagi untuk Menghindari Stres Sepanjang Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga