Suara.com - Gigi adalah salah satu bagian tubuh manusia yang sangat kuat dan tak mudah hancur. Bahkan, gigi bisa bertahan hingga jutaan tahun lamanya saat terkubur. Ini juga yang membuat gigi menjadi organ penting untuk mengidentifikasi mayat tak dikenal.
Hal ini dibenarkan oleh Dr. drg. R.M. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K),MM, yang menyatakan bahwa gigi bahkan lebih kuat dari tulang manusia.
"Gigi itu paling tahan air, tahan dari kebakaran, kalau di dalam tanah tahan jutaan tahun. Manusia purba saja giginya masih tetap ada, padahal terkubur jutaan tahun yang lalu," ujar Drg. Hananto Seno di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, beberapa hari lalu.
"Tulang bisa sedikit hancur, tapi gigi lebih tahan daripada tulang, karena memang komposisi matriksnya lebih padat daripada tulang," sambungnya.
Jika gigi bisa bertahan hingga jutaan tahun lamanya, lalu mengapa di dalam mulut gigi sangat mudah berlubang jika tidak dijaga kebersihannya?
"Itu dia sayang, yang begitu kerasnya takut sama yang namanya asam. Sifat asamnya itu terfermentasi dari makanan akan melarutkan matriks dalam kandungan gigi," terang Drg. Hananto Seno.
Apalagi jika gigi terkena makanan lalu tidak dibersihkan, maka kandungan asam akan mudah larut lalu terfermentasi dan menghasilkan lubang kecil yang kemudian bertambah besar setiap harinya, hingga akhirnya terbentuk lubang di gigi.
"Gigi memang tidak mampu menahan sifat asam dari fermentasi makanan, itu kelemahannya. Fermentasi kan dari kuman juga, asam kuman-kuman. Jadi, jaga jangan sampai berkembang, kalau sampai berkembang nanti akan menyebabkan sifat asam jadi tinggi," tutupnya.
Baca Juga: Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2019 Digelar dengan Tema Indonesia Tersenyum
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital