Suara.com - Kebiasaan menahan buang air kecil dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan, seperti infeksi saluran kemih hingga batu kandung kemih.
Meski begitu, masih banyak orang yang suka menunda buang air kecil karena berbagai alasan. Seorang pria asal Tiongkok juga yang mengalami masalah kesehatan setelah menahan buang air kecil semalaman.
Mulanya, dilansir dari World of Buzz, pria bernama Li Hua ini mengadakan sebuah pesta kecil dengan minum alkohol bersama teman-temannya di sebuah kamar.
Sepanjang malam itu, Li Hua minum alkohol hingga mabuk bersama temannya. Saking mabuknya, Li Hua sampai tak bersemangat ke kamar mandi sehingga memilih menunda kencingnya.
Setelah menunda kencing semalaman, Li Hua langsung merasakan sakit perut hebat dan tidak bisa buang air kecil esok harinya. Li merasa perutnya sangat kencang akibat menahan air kencing dan sakit ketika dia menekannya.
Akhirnya Li Hua diarahkan untuk melakukan pemeriksaan medis terkait kondisinya. Ternyata sakitnya disebabkan oleh kandung kemih yang pecah dan menyebabkan pendarahan hingga peritonitis.
Dokter harus melakukan operasi darurat untuk mengeluarkan urine yang memenuhi perut Li Hua.
Sementara itu, Li Hua juga melakukan prosedur laparoskopi invasif untuk memperbaiki kandung kemihnya yang pecah.
Sebelumnya, kasus seperti Li Hua yang mengalami masalah kesehatan akibat menahan air kencing sangat jarang terjadi. Meski begitu, kejadian ini memang bisa menyebabkan masalah serius.
Baca Juga: Deteksi Hipertensi Sejak Dini, Perhatikan Kebiasaan Kencing di Malam Hari
Menurut Popular Science, orang yang pernah menjalani operasi besar atau kanker lebih mungkin mengalami kandung kemih pecah seperti Li Hua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS