Suara.com - Seorang sopir taksi terus bekerja keras, meski di tengah kondisi kesehatan yang memprihatinkan.
Seorang pengguna Facebook dengan nama Niramon Shicam baru-baru ini mengunggah sebuah kisah mengharukan tentang seorang lelaki renta dan terlihat kurus.
Dalam kondisinya yang sedang sakit, lelaki yang tidak disebutkan identitasnya tersebut tetap mencari nafkah dengan bekerja sebagai sopir taksi.
Niramon menjelaskan lelaki tersebut bekerja sambil memakai selang makanan nasogastrik yang terpasang di hidungnya.
Selang nasogastrik atau selang NG, biasanya dimasukkan ke dalam hidung yang kemudian disalurkan melalui kerongkongan hingga mencapai perut untuk mengantarkan nutrisi bagi orang yang tidak dapat menelan makanannya sendiri.
Sang lelaki yang berasal dari Thailand itu juga terlihat sangat lemah hingga tulangnya menyembul di kulit.
Menurut Niramon, yang dilansir dari World of Buzz, lelaki itu menderita berbagai kondisi medis yang berbeda dan belum mampu membayar biaya perawatan medis yang diperlukan.
Akhirnya ia memutuskan untuk mulai mengendarai 'Songthaew' atau taksi untuk mendapatkan cukup uang untuk membayar biaya pengobatannya, terlepas dari kondisinya.
Setelah mendengar ceritanya, Niramon meninggalkan pria itu dengan 100 Baht (Rp46 ribu) sebagai imbalan atas perjalanan itu dan menyarankan pengguna Facebook untuk menyumbang dan membantu mengurangi beban biaya medisnya.
Baca Juga: Selain Mengantuk, Kondisi Kesehatan Ini Juga Bisa Sebabkan Kecelakaan
Unggahan ini pun langsung viral dan sudah dibagikan oleh lebih dari 24 ribu pengguna Facebook. Hingga akhirnya banyak orang yang memberi bantuan agar sang sopir taksi ini dapat membayar biaya pengobatannya.
Berita Terkait
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Rambut Kurang Nutrisi? Coba 5 Produk Serum Sampo Andalan Ini!
-
Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi