Suara.com - Pihak keluarga Elvy Sukaesih akhirnya buka suara terkait kondisi jiwa Haedar yang beberapa waktu lalu mengamuk sambil membawa senjata tajam di sebuah warung.
Ternyata Haedar, anak tertua Elvy Sukaesih tersebut menderita gangguan mental jenis skizofrenia. Anak kedua Elvy Sukaesih, Fitria Sukaesih pun membenarkan bahwa kakaknya menderita skizofrenia dan masih dalam pengobatan.
"Betul memang dia dalam pengobatan, kita juga lagi mau bawa ke rumah sakit, tapi bukan yang ngamuk-ngamuk kaya gitu. Jadi beda ya, kalau orang gila kan hilang ingatan," jelas Fitria Sukaesih, saat dihubungi Suara.com, Sabtu (14/9/2019).
Menurut Fitria, penyebab Haedar skizofrenia lantaran depresi berat setelah ditinggal anaknya dan sebelum mengalami stroke.
Seperti yang Anda ketahui, skizofrenia adalah penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berakhir. Orang dengan skizofrenia kesulitan membedakan kenyataan dan khayalan.
Penyebab skizofrenia sendiri pun belum jelas. Tetapi dilansir dari Mental Health America, ada ciri-ciri seseorang menderita skizofrenia yang bisa diamati. Tanda peringatan dini ini bisa berkembang perlahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun atau muncul tiba-tiba.
1. Melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada di tempat
2. Perasaan terus-menerus diawasi
3. Perubahan dalam kebersihan dan penampilan pribadi
4. Perubahan kepribadian
5. Respons yang tidak rasional, marah atau menakutkan orang lain
6. Kesulitan tidur dan konsentrasi
7. Keasyikan ekstrem terhadap agama dan hal gaib
8. Kemunduran dalam kinerja akademik maupun pekerjaan
Bagi orang yang mengalami ciri-ciri seperti di atas selama lebih dari 2 minggu harus segera mengunjungi dokter. Karena, perilaku tersebut bisa jadi tanda awal menderita skizofrenia.
Baca Juga: Fitria Ungkap Penyebab Anak Elvy Sukaesih Idap Gangguan Mental
Berita Terkait
-
Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Alarm Merah! 75 Ribu Pelajar di Bandung Terindikasi Gangguan Mental
-
5 Krim Malam Anti Aging Mulai Rp30 Ribuan, Ampuh Hilangkan Flek Hitam
-
RSJ Grhasia DIY Tangani Mayoritas Pasien Skizofrenia Usia Produktif
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia