Suara.com - Setelah viral seorang menggunakan pembalut untuk melapisi maskernya guna melindungi diri dari kabut asap, kini giliran seorang pria menghebohkan publik karena menggunakan BH atau bra sebagai masker polusi.
Melansir dari World of Buzz, foto seorang pria menggunakan bra sebagai masker ketika berkendara ini tengah viral di media sosial. Pria tersebut diduga berasal dari Malaysia dan sedang melindungi dirinya dari kabut asap.
Sontak ulah pria tersebut turut menggelitik warganet karena menggunakan bra sebagai masker pelindung dari kabut asap.
Tidak diketahui maksud pria tersebut menggunakan bra untuk melindungi diri dari kabut asap atau hanya sensasi, pastinya bra bukan pilihan tepat untuk mengatasi kondisi ini.
Seorang dokter melalui akun Twitter @DrBeniRusani berusaha menjelaskan cara melindungi diri dari kabut asap. Jangankan bra, masker bedah seperti yang biasa dikenakan dokter pun dianggap tidak bisa melindungi diri kita dari kabut asap.
Dokter Beni Rusani menyarankan agar orang-orang yang terdampak kabut asap menggunakan masker N95 yang memang dirancang untuk melindungi diri dari kondisi tersebut.
"Hi guys, ‘surgical mask’ doesn’t work against haze. It is designed for fluid & blood spills. The mask that works is N95. Tell your family & friends.
Telling your ex is optional," tulisnya di Twitter.
Jenis masker N95 ini memberikan perlindungan yang ketat di area sekitar hidung dan mulut sehingga memungkinkan udara yang masuk terfilter.
Baca Juga: Bencana Kabut Asap Akibat Karhutla, 61 Spesies Primata Terancam Punah
Ketika menggunakan masker N95, mungkin Anda akan merasa kesulitan bernapas, tetapi itu adalah pertanda baik. Artinya, fungsi dari masker N95 bekerja dengan baik.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Jellyfish, Kim Sejeong Resmi Gabung Agensi Aktor Lee Byung Hun
-
Kapolri Turun Langsung Cek Karhutla di Riau, Gara-gara Asap Sampai ke Luar Negeri?
-
Karhutla Riau 2025: Cuaca Panas, Kebakaran Meluas hingga Asap ke Malaysia
-
Mendagri Tito Minta Agar Tak Ragu Dukung Pengembangan PTN-BH, Ungkap Lima Peran Pemda
-
Kritik PTN-BH ala Ki Hadjar Dewantara: Pembebasan atau Penindasan?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun