Suara.com - Seorang wanita asal India, Raju Gurjar, melahirkan seorang putri bertangan tiga dan berkaki empat di rumah sakit pemerintah di Tonk, Rajashtan.
Menurut dokter, dilansir dari Metro UK, Raju mungkin seharusnya melahirkan kembar tiga, tetapi satu pasang justru menjadi kembar siam.
Sedangkan satu bayi lainnya dengan jenis kelamin laki-laki lahir secara normal.
Meski kondisi putrinya sehat dan stabil setelah mendapat bantuan oksigen, bayi perempuan ini memiliki penampilan yang berbeda dengan satu set kaki dan tangan ekstra yang menutupi dadanya.
"Raju melahirkan secara normal. Si kembar lahir sekitar pukul 2.46 pagi," ujar Dr Rohitesh Meena, ahli bedah yang membantu proses persalinan.
Dokter pun berencana untuk mengangkat anggota badan tambahan yang menempel pada tubuh si bayi dengan operasi.
Menurut dokter, kasus ini akibat dari kurangnya pemeriksaan yang dilakukan oleh Raju selama hamil.
"Mereka tidak melakukan ultrasonografi (USG)," sambung Dr Meena.
Pasangan ini yang buta huruf, tidak pernah memeriksakan kandungannya selama kehamilan sehingga tidak tahu bahwa mereka akan memunyai bayi kembar.
Baca Juga: Ibu Muda di Banyumas Lahirkan Empat Bayi Kembar Perempuan
Untungnya kondisi sang ibu stabil. Tetapi ia dan sang suami menjadi tertekan setelah kelahiran putrinya.
“Kami akan merujuknya ke rumah sakit canggih di Jaipur untuk perawatan lebih lanjut dan bedah pediatrik," tandas Dr Meena.
Berita Terkait
-
Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947
-
Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?