Suara.com - Baru-baru ini, seorang dokter menunjukkan rekaman sebuah ranting pohon masuk ke dalam telinga balita 3 tahun. Video tersebut diunggah oleh Audiolog Neel Raithatha dari Leicester di Youtube.
Neel menceritakan awalnya datang seorang ibu membawa anaknya ke klinik spesialis dengan kondisi ranting pohong masuk ke dalam telinga. Neel mengaku baru pertama kalinya menemukan kasus sebuah ranting pohon masuk ke telinga balita.
Ranting pohon yang berukuran sekitar 0,5 cm itu masuk hingga mendekati gendang telinga. Beruntungnya, Neel masih bisa mengatasi kondisi balita 3 tahun tersebut.
"Ranting pohon itu berukuran 0,5 cm dan sangat dekat dengan gendang telinganya. Saat itu pertama kalinya saya mengambil ranting dari telinga bocah 3 tahun. Ibu anak tersebut sangat lega ketika saya berhasil mengeluarkannya," kata Neel Raithatha, dikutip dari Daily Mail.
Sebelum melakukan tindakan, Neel sempat memeriksa dan melihat keberadaan ranting pohon di dalam telinga balita bersangkutan.
Ia melihat ranting itu berada di akar telinga dan menduga bahwa balita itu sendiri yang tak sengaja mendorongnya ke dalam.
Neel lantas menggunakan pengisap telinga untuk mengeluarkan ranting pohon dalam waktu singkat. Ketika proses mengeluarkannya, Neel juga menggunakan endoskop untuk melihat keberadaan ranting pohon dari monitor video.
Tak lama kemudian, pengisap menangkap objek yang menghalangi jalan lalu Neel menariknya. Benar saja, ia mengeluarkan ranting pohon ukuran 0,5 cm dari telinga balita tersebut.
Menurut dia, benda-benda seperti ranting pohon cukup berbahaya karena bisa menusuk gendang telinga. Akibatnya, orang akan mengalami sakit telingan, pendarahan, gangguan pendengaran hingga kebisingan telinga.
Baca Juga: Cegah Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut, Jangan Asal Sikat Gigi Ya!
"Untungnya, balita tersebut tidak mengalami cedera telinga yang disebabkan oleh ranting pohon tersebut. Karena ujung ranting pohon yang tajam tidak sampi menusuk gendang telinganya," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens