Suara.com - Cegah Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut, Jangan Asal Sikat Gigi Ya!
Menyikat gigi merupakan langkah pertama mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menyepelekan cara menyikat gigi, dan melakukannya asal-asalan.
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, baru 6 persen masyarakat menyikat gigi pada waktu yang tepat, yakni dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur. Sebanyak 93,5 persen warga DIY pun tidak pernah berkunjung ke tenaga medis gigi.
Akibatnya, angka prevalensi masalah gigi dan mulut di Yogyakarta masih cukup tinggi, hingga mencapai 65 persen.
Praktisi kesehatan gigi, drg. Ratu Mirah Afifah mengungkapkan, gigi berlubang masih menjadi masalah besar di Indonesia. Dari hasil Riskesdas 2018, 88,8 persen masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang.
"Permasalahan ini dialami oleh 92,6 persen anak berumur 5 tahun. Ini tentunya sangat memprihatinkan mengingat kondisi gigi susu sangat mempengaruhi kondisi dan struktur gigi permanen di masa mendatang," imbuhnya.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UGM, drg. Ahmad Syaify disela acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional di kampus setempat, Rabu (2/10/2019), menyebut mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan tanggung jawab bersama.
Rendahnya kesadaran warga akan kesehatan gigi, menurut Ahmad bisa terlihat dari kedatangan pasien ke dokter gigi hanya saat sakit atau mengalami keluhan. Padahal periksa gigi yang tepat seharusnya justru saat gigi tidak sakit.
"Namun seringkali saat gigi tidak lagi sakit, maka pasien tidak mau periksa lagi. Padahal bila gigi tidak sakit justru menandakan gigi itu merupakan gigi mati yang jadi sumber infeksi," tandasnya.
Baca Juga: Efek Berbagi Sikat Gigi Mirip dengan Berciuman?
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD