Suara.com - Sebagai seorang ibu dari empat anak, Zaskia Mecca sangat memperhatikan kesehatan mereka. Terlebih tiga dari empat anaknya mengidap asma.
"Kalau anak udah batuk sama pilek aku sama Mas Hanung tuh udah siap-siap siaga. Satu pasti kita gantian tidurnya, siapa yang tidur duluan, karena anak itu pasti ada efeknya akan sesak tengah malam dan kita harus ke rumah sakit terus," jelas Zaskia, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).
Meski awalnya selalu membawa sang anak ke rumah sakit, sekarang zaskia sudah mulai terbiasa mengatasi kondisi ini di rumah.
"Karena anak udah tiga yang kena asma, aku sudah lumayan tahu bagaimana penanganannya. Jadi sekarang kita siap Nebulizer di rumah. Itu alat untuk uap gitu," tuturnya.
Zaskia menambahkan, penyebab dari asma ketiga anaknya adalah alergi. Misalnya saja seperti putri pertamanya, Sybil, yang menderita asma karena alergi terhadap kucing.
Oleh karena itu, sebisa mungkin Zaskia menghindarkan anak-anaknya dari pemicu alergi tersebut.
"Semenjak saya tahu pencetus alerginya, karena asma itu berawal dari alergi, alhamdulillah sekarang sudah jarang kambuh," ucap Zaskia Adya Mecca.
Melansir WebMD, seseorang yang menderita asma alergi, saluran udaranya menjadi lebih sensitif terhadap alergen tertentu.
Begitu alergen masuk ke tubuh, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi berlebihan. Otot-otot di sekitar saluran udara Anda menegang. Saluran udara menjadi meradang dan seiring waktu dibanjiri dengan lendir yang kental.
Baca Juga: Hati-hati, Pengidap Asma Ingin Gunakan Inhaler Harus dengan Resep Dokter
Sebenarnya, alergen bukan lah satu-satunya penyebab yang dapat memperburuk asma alergi.
Beberapa hal mungkin masih memicu serangan asma, meski ini tidak menyebabkan reaksi alergi, seperti:
- Asap rokok, perapian, lilin, dupa, atau kembang api.
- Polusi udara
- Udara dingin
- Berolahraga di udara dingin
- Bau atau asap kimia yang kuat
- Parfum, penyegar udara, atau produk pewangi lainnya.
- Kamar berdebu
Untuk perawatannya, Zaskia Mecca menyiapkan Nebulizer di rumah sebagai pertolongan pertama ketika anaknya kambuh.
Selain alat ini, sebenarnya ada banyak perawatan asma, tetapi kebanyakan memerlukan resep dokter.
Obat-obatan ini termasuk steroid inhalasi, yang melawan peradangan, dan bronkodilator, yang membuka saluran udara.
Juga, obat antikolinergik jangka panjang yang disebut tiotropium bromide (Spiriva Respimat) dapat digunakan sebagai tambahan pada obat perawatan rutin untuk membantu mengendalikan gejala.
Berita Terkait
-
5 Lipstik Anti Alergi untuk Bibir Sensitif dan Sering Pecah-Pecah
-
Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca Berbuah Manis: Tangis Afifa di Pinggir Tol Berakhir di Pelukan Ayah
-
Aksi Heroik Zaskia Adya Mecca: Selamatkan Gadis Misterius yang Menangis di Pinggir Tol
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa
-
Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!