Suara.com - Turunkan Risiko Kanker Paru Pada Perokok dengan Aerobik, Bagaimana Caranya?
Kanker paru merupakan penyakit yang sangat rentan terjadi perokok. Namun, studi terbaru menyebut risiko terserang kanker paru bisa berkurang dengan melakukan aerobik. Benarkah?
Ilmuwan dari Stanford University di Palo Alto, California melakukan studi kepada hampir 3.000 lelaki, dengan setengahnya merupakan mantan perokok dan sisanya masih aktif merokok. Mereka diminta mengukur kardiorespirasi, yang menandakan kemampuan pembuluh darah menyuplai oksigen ke otot saat aktivitas fisik yang berat.
Pada responden diteliti selama 11,6 tahun. Selama periode peneliaian 99 partisipan didiagnosis mengalami kanker paru, dan 79 lainnya meninggal karena kanker.
Peneliti menemukan bahwa responden yang rutin melakukan olahraga aerobik, baik itu jalan kaki, jogging, lari, dan bersepeda memiliki risiko lebih rendah terserang kanker paru dan meninggal karena kanker.
Semakin baik kemampuan kardiorespirasi seseorang, semakin tinggi pula penurunan risiko terserang kanker.
"Baik perokok aktif maupun mantan perokok bisa menurunkan risiko kanker paru dengan mendapatkan kemampuan kardiorespirasi yang tinggi," tutur Baruch Vainshelboim, peneliti utama, dikutip dari Reuters.
"Untuk mendapatkan kardiorespirasi yang baik, Anda bisa melakukan aerobik seperti jalan kaki, jogging, lari, dan bersepeda selama 20-30 menit perhari, sebanyak 3 hingga 5 kali seminggu," tuturnya lagi.
Kanker paru masih menjadi masalah utama di dunia, dengan 2 juta kasus baru setiap tahunnya. Angka kematiannya pun cukup banyak, 1,8 juta pertahun.
Baca Juga: Belajar dari Mendiang Chrisye, Begini Cara Mencegah Kanker Paru-Paru
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat