Suara.com - Ibu hamil bisa ngidam beraneka hal, salah satunya cokelat. Namun, bagaimana efeknya jika ibu hamil sering makan cokelat?
Dilansir dari timesofindia, studi mengatakan, ngidam cokelat bisa jadi membuat bayi lebih sehat. Ternyata hal ini bisa mengurangi risiko preeklamsia dan meningkatkan fungsi plasenta.
Selain itu, penelitian juga mengungkapkan lebih banyak alasan mengapa ibu hamil tak perlu merasa bersalah setelah mengonsumsi cokelat. Ini manfaatnya untuk bayi.
1. Bayi lebih bahagia
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Finlandia, wanita yang mengonsumsi cokelat ketika hamil dilaporkan memiliki bayi yang lebih bahagia.
2. Mengelola stres
Stres pada ibu bisa berbahaya dan memengaruhi janin. Cokelat pun bisa membantu menurunkan tingkat stres, menurut para peneliti. Studi bahkan mengatakan, mengonsumsi cokelat hitam tiap hari bisa mengurangi tingkat stres secara signifikan.
3. Mengurangi risiko keguguran
Wanita hamil yang mengonsumsi cokelat setiap hari, kemungkinan keguguran selama trimester pertama lebih rendah 20 persen.
Baca Juga: Duh, Ibu Hamil Daftar Sebulan Sebelum Melahirkan Bikin Rugi BPJS Kesehatan
4. Mengurangi risiko preeklamsia
Sebuah penelitian melaporkan, mengonsumsi cokelat setiap hari bisa menurunkan risiko preeklamsia yang menyebabkan kelahiran prematur, kejang, gumpalan darah, bahkan kematian. Mengonsumsi cokelat bisa mengurangi preeklamsia hingga 50 persen.
5. Perkembangan janin lebih baik
Menurut beberapa penelitian, wanita yang mengonsumsi cokelat setiap hari selama kehamilan memiliki pertumbuhan plasenta dan janin yang lebih baik.
Berita Terkait
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
9 Menu Sahur Sat-Set tapi Tetap Sehat untuk Ibu Hamil, Kaya Protein dan Serat!
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia