• Jenis kelamin
Secara umum, hipertensi lebih sering terjadi pada laki-laki dewasa daripada pada perempuan dewasa. Namun, setelah usia 55 tahun, risiko seorang perempuan mengalami hipertensi akan meningkat.
• Merokok
Asupan tembakau bisa menyebabkan pembuluh darah mengalami kerusakan dan berdampak pada peningkatan risiko terjadinya hipertensi.
Selain itu, merokok juga menyebabkan masuknya berbagai zat berbahaya ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kanker dan gangguan pembuluh darah.
• Asupan alkohol berlebih
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan tekanan darah secara dramatis, sekaligus meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung dan stroke.
Asupan alkohol yang berlebih juga bisa menyebabkan terjadinya perlemakan hati dan akhirnya menyebabkan terjadinya sirosis atau pengerasan hati.
• Kolesterol tinggi
Lebih dari 50 persen orang dengan tekanan darah tinggi memiliki kolesterol yang tinggi. Pola makan yang mengandung banyak lemak tidak sehat dapat menyebabkan kolesterol menumpuk di pembuluh darah arteri.
Pada akhirnya, hal tersebut dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan gangguan aliran darah ke berbagai organ vital Anda.
• Diabetes melitus
Orang yang menderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi. Namun, kontrol gula darah yang konsisten dapat mengurangi risiko ini.
• Pola makan yang buruk
Apa yang Anda makan akan menentukan status kesehatan Anda. Banyak pakar kesehatan yang menilai jika pola makan tinggi garam dapat meningkatkan risiko Anda terkena hipertensi.
Baca Juga: Tren Garam Himalaya untuk Hipertensi, Ternyata Ini 4 Manfaat Sehat Lainnya!
Berita Terkait
-
Olahraga Malam Disebut Sebagai 'Silent Killer', Dokter Ini Ungkap Alasannya
-
Penanganan Heat Stroke, Kondisi yang Disebabkan Cuaca Panas
-
Waspada! Sarapan sebelum Olahraga Justru Picu Diabetes dan Darah Tinggi
-
Mendadak Jatuh Pingsan, Ternyata Gadis 10 Tahun Ini Kena Serangan Stroke!
-
Alami Tekanan Darah Tinggi? Ini Cara Mengontrolnya tanpa Obat-obatan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini