Suara.com - Nila F Moeloek menyampaikan salam perpisahan kepada para stafnya di Kementerian Kesehatan RI. Dalam pidatonya yang disampaikan dalam acara sertijab kepada Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SpRad ini, Nila sedikit curhat mengenai hari-harinya ketika menjabat sebagai menkes.
Nila mengaku bahwa saking sibuknya, ia hampir tidak punya waktu kebersamaan dengan suaminya, Farid Anfansa Moelok, bahkan meski itu untuk makan dan masak sekalipun.
"Masak makanan pun untuk Pak Moeloek sudah enggak bisa. Tapi sekarang saya senang setiap pagi saya bisa sarapan bersama Bapak," ungkapnya.
Selebihnya, ia berterimakasih terhadap suaminya yang selalu mendukung dan mendoakannya, meskipun terkadang ada saja perilaku unik sang suami yang berusaha agar istrinya mengurangi kesibukan, salah satunya dengan mengunci diri sang istri di dalam kamar.
"Terima kasih pada Pak Moeloek yang begitu sabar walaupun sering saya tinggalin, tapi suatu kali saya pernah dikunciin kamarnya," tuturnya yang membuat seluruh hadirin terbahak.
Tak sampai di situ, Nila yang juga adalah seorang nenek kerap kali membawa sang cucu untuk menemaninya ke kantor. Alhasil, ruangan menkes sering berantakan karena keberadaan sang cucu.
"Permohonan maaf sebesar-besarnya, kurang berkenan di hati bapak semua. Membawa cucu dan mengotorkan ruang menteri, tapi sudah dibersihkan Pak Menkes (dr. Terawan), jadi jangan khawatir, Pak," imbuhnya yang lagi-lagi membuat tertawa para hadirin.
Sekedar informasi, karir Nila tidak berhenti begitu saja usai melepas jabatan menteri. Nila memastikan akan tetap konsen dan fokus pada kesehatan masyarakat dan berkontribusi dalam bidang pendidikan sebagai pengajar. Selamat menjalani hari-hari baru, Bu Nila!
Baca Juga: Sertijab di Kemenkes RI, dr. Terawan Perkenalkan Anggota Keluarganya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi