Suara.com - Ini Alasan Pakar Gizi Sebut Kedelai Sebagai Camilan Terbaik Pasien Diabetes
Pengidap diabetes harus menjaga pola makan agar gula darah terkontrol. Salah satu caranya, dengan memilih camilan yang tepat dengan kandungan nutrisi tinggi.
Data terbaru dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menuliskan bahwa terdapat sekitar 16 juta penduduk Indonesia yang hidup dengan diabetes. Karenanya, memilih camilan sehat yang murah dan bisa didapat dengan mudah menjadi penting.
Dr Rimbawan, Ketua Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB) mengatakan kedelai bisa menjadi solusi camilan sehat pengidap diabetes.
"Kedelai merupakan makanan yang memiliki Glikemik indek yang rendah ( GI ) sehingga mampu untuk menjaga kadar gula darah setelah dikonsumsi," tuturnya, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Pentingnya manfaat kedelai bagi pengidap diabetes ini harus disosialisasikan kepada masyarakat. Atas dasar itu, Untuk kedua kalinya Soyjoy Nutritionist Gathering digelar di Jakarta dengan membawa tema 'Solusi Sehat dari Kedelai untuk Bantu Jaga Gula Darah'.
Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkini kepada para ahli gizi tentang peranan gizi seimbang dan aktivitas fisik, serta penelitian-penelitian terbaru tentang kebaikan kedelai dan manfaat Soyjoy untuk membantu menjaga kadar gula darah dan manajemen diabetes.
Soyjoy Nutritionist Gathering 2019 akan diadakan di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Cirebon, dan Surabaya. Sementara di area Jakarta diikuti kurang lebih 200 ahli gizi se-Jabodetabek.
Soyjoy sebagai pelopor snack sehat dari kedelai berharap dengan adanya acara ini bisa meningkatkan kompetensi ilmu gizi terutama terkait dengan pola gizi seimbang bagi para ahli gizi di Indonesia.
Baca Juga: Untuk Anak, Lebih Baik Mana Antara Susu Kedelai dan Susu Sapi?
"Soyjoy merupakan produk cemilan sehat pertama dalam bentuk yang terbuat dari kedelai utuh sehingga bisa membawa seluruh kebaikan kedelai sebagai solusi praktis untuk masyarakat Indonesia," ungkap Dr. Fendy Susanto, M.Sc., CSRS, CSP sebagai Head of Marketing Soyjoy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?