Suara.com - Seorang pria 75 tahun, Zhu Benbiao, hampir meninggal dunia setelah tersedak giginya sendiri. Gigi palsu itu tanpa sengaja tertelan dan tersangkut di tenggorokan selama 8 jam.
Awalnya, keluarga melihat Zhu Benbiao kesulitan bernapas saat makan. Mereka lantas segera membawa Zhu ke Rumah Sakit Pertama Fuzhou, Cina untuk mendapat pertolongan medis.
Setelah pemeriksaan, ternyata Zhu diketahui telah menelan salah satu gigi palsunya dan tersangkut di tenggorokan. Petugas medis pun segera menjadwalkan operasi untuk menolong Zhu.
Zhu tak sengaja menelan satu deret gigi palsu miliknya ketika makan bersama keluarga. Beruntungnya, keluarga langsung memperhatikan Zhu yang kesulitan bernapas dan menelan makanan sehingga ia tak terlambat dibawa ke rumah sakit.
"Sebuah inspeksi dengan endoskop mengungkapkan bahwa gigi palsu Zhu tersangkut di samping trakea dan kerongkongannya. Satu ujung berada di kerongkongannya dan ujung lainnya berada di tenggorokannya," kata Chen Zeyu, kepala ahli gastroenterologi, dikutip dari The Sun.
Dokter pun melubangi tenggorokan Zhu agar bisa bernapas menggunakan alat bantu pipa. Lalu, mereka melepaskan gigi palsu Zhu dengan menariknya dari glotis.
Dokter Chen mengakui bahwa tindakan operasi untuk menyelamatkan Zhu cukup sulit. Terlebih, gigi palsu tersebut telah tersangkut di tenggorokan Zhu selama 8 jam. Jadi petugas medis harus segera mengeluarkannya karena mengancam nyawa Zhu yang kesulitan bernapas.
Meksi begitu, operasi yang berlangsung selama 4 jam itu akhirnya berjalan lancar dan sukses. Kini, kondisi Zhu berangsur membaik dan masih dalam tahap pemulihan.
Baca Juga: Sebelum Cukur Rambut Kemaluan, Ini 5 Fakta yang Harus Anda Ketahui!
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai