Suara.com - Seorang pengguna Facebook bernama Arak Wongworachat mengunggah sebuah foto yang ia klaim sebagai isi dari perut kakek 60 tahun setelah menjalani operasi.
Terkesan mengerikan, foto tersebut justru memperlihatkan hal tak terduga dari isi perut sang kakek.
Arak mengatakan, sebelum operasi, kakek tersebut mengeluh demam dan sakit perut, serta mata yang terlihat menguning. Sang kakek juga mengaku tidak punya nafsu makan selama berhari-hari.
Setelah Arak yang berprofesi sebagai dokter itu melakukan pemeriksaan ultrasound, terungkap bahwa kantung empedu lelaki tersebut mengandung massa yang berat.
Lelaki tua itupun langsung menjalani operasi pengangkatan kantung empedu. Ketika sudah diangkat, kantung empedu tersebut dipotong secara hati-hati.
Tak terduga, Arak menemukan kantung empedu tersebut penuh dengan butiran hitam berjumlah lebih dari 800.
Meski sekilas terlihat seperti boba, rupanya penumpukan butiran hitam itu disebabkan oleh peradangan parah di kantung empedu, di mana organ vital ini penuh dengan nanah.
Melansir World of Buzz, ternyata lelaki tersebut sudah menderita kondisi ini selama lebih dari lima tahun tanpa bantuan medis.
Arak mengatakan, tujuannya mengunggah foto tersebut adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka apabila merasa tidak sehat demi mencegah hal yang lebih parah seperti ini.
Baca Juga: Benarkah Melewatkan Sarapan Jadi Penyebab Terbentuknya Batu Empedu?
Diunggah pada Minggu (10/11/2019) kemarin, unggahan ini telah menjadi viral dengan lebih dari 25 ribu pengguna Facebook menyukai informasi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin