Suara.com - Barbie Kumalasari tidak hanya melakukan sulam bibir tetapi juga sulam alis. Hal ini diungkap oleh @dewiutami85 melalui Instastory yang diunggah ulang oleh Barbie Kumalasari.
"Artis cantik & baik hati @barbiekumalasari mengunjungi @browlier_studio untuk melakukan treatment kecantikan sulam alis dan sulam bibir," tulis @dewiutami85 di Instagram.
Perawatan kecantikan itu pun membuat alis Barbie Kumalasari lebih hitam daripada sebelumnya. Tetapi, apakah sulam alis aman dilakukan dari segi kesehatan?
Melansir dari hellosehat.com, sulam alis adalah prosedur perawatan kecantikan dengan menanamkan pigmen dengan tekstur menyerupai rambut asli. Prosedur ini sangat cocok bagi orang yang ingin menebalkan alis tipis atau membuat warna alis lebih gelap.
Prosedur sulam alis biasanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam dan setelahnya Anda akan mengalami pembengkakan serta kemerahan di alis. Tetapi, rasa sakit dan bengkak tersebut akan menghilang dalam beberapa jam hingga hitungan hari.
Sebenarnya sulam alis tergolong aman jika dilakukan oleh praktisi yang ahli di bidangnya. Karena itu, Anda perlu melakukan konsultasi sebelum prosedur.
Tanyakan mengenai efek samping yang akan muncul setelah sulam alis. Bahkan, mintalah praktisi menunjukkan hasil 'before-after' dari pasien sebelumnya.
Selain itu, Anda juga harus memastikan alat yang digunakan dalam kondisi steril. Khususnya, mata pisau bedah dan jarum yang harusnya sekali pakai. Mintalah praktisi membuka segelnya di hadapan Anda.
Hal itu guna mencegah penularan penyakit kronis lainnya, seperti hepatitis B, C dan HIV. Karena, prosedur sulam alis melibatkan pengirisan kulit terbuka.
Baca Juga: Barbie Kumalasari Sulam Bibir, Ternyata Hasilnya Tidak Permanen
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia