Suara.com - Bagi penderita diabetes, keluarga memiliki peranan penting dalam hal deteksi, mencegah, dan menangani penyakit diabetes tipe 2.
Dalam hal deteksi, peran keluarga adalah untuk mengetahui semua ciri dan gejala diabetes untuk mempercepat penanganan dan mencegah komplikasi. Demikian dikatakan Prof. Dr. Sidartawan Soegondo kampanye Hari Diabetes Sedunia 2019 yang diselenggrakan oleh Merck Sharp Dohme (MSD) Indonesia bersama dengan Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Perkeni, dan Persada, Selasa (26/11/2019).
Sementara itu, lanjut Prof. Sidartawan, pada diabetes tipe 1, jika tidak dideteksi dini, kondisi ini dapat menyebabkan disabilitas dan menimbulkan kematian.
Itu sebabnya, keluarga perlu menyadari betapa pentingnya kepatuhan dalam pengobatan diabetes yang harus dilakukan seumur hidup, terutama mencegah komplikasi lebih lanjut.
"Data terbaru Riset Kesehatan Dasar 2018, menunjukkan angka prevalensi nasional diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada usia >15 tahun adalah 2% dan angka prevalensi di Provinsi DKI Jakarta 3,4%," ucap dr. Dwi Oktavia Handayani di acara yang sama.
Kampanye gerakan dengan tagar #LindungiKeluargadariDiabetes yang diiniasiasi dalam rangka Hari Diabetes Sedunia dan Bulan Kesadaran Diabetes Dunia ini bertujuan untuk mengajak seluruh keluarga di Indonesia untuk mengetahui resiko diabetes, dan juga meningkatkan kesadaran dari pengaruh diabetes terhadap pasien dan keluarga. Diharapkan, kampanye ini dapat membantu menemukan penyandang diabetes yang belum menyadari jika dirinya terkena diabetes.
Dalam kampanye ini juga diberikan edukasi CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. (Aflaha Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik