Suara.com - Vagina Nyeri saat Bercinta? Kenali 7 Gejala Anda Kena Vaginismus
Vaginismus dikategorikan sebagai kontraksi otot yang tidak disadari dan tidak dapat dikendalikan, dan terjadi secara terus menerus atau berulang di 1/3 daerah bagian luar vagina, yaitu daerah perineum sampai otot levator ani, dan otot pubococcygeus.
Kondisi ini mengakibatkan kontraksi otot yang berlebihan sehingga menyebabkan nyeri sulit atau bahkan tidak dapat melakukan peneterasi saat berhubungan seksual. Hal ini terjadi karena otot puboccygeus berperan dalam proses buang air besar, buang air kecil, berhubungan seksual, orgasme, dan proses melahirkan.
Agar terhindar dari risiko vaginismus, dr.Grace Valentine, SpOG, spesialis Obgin di Bamed Women’s Clinic menjabarkan ada tujuh gejala umum yang dialami perenderita vaginismus. Ditemui Suara.com, belum lama ini di Jakarta, berikut tanda-tandanya.
- Sensasi panas seperti terbakar, dan rasa sesak yang sangat nyeri saat berhubungan seks.
- Penetrasi yang sulit, terasa ketat, nyaris tidak mungkin, serta sangat tidak nyaman.
- Pada kasus yang parah, lubang vagina sepenuhnya menutup saat dilakukan penetrasi.
- Rasa sakit seksual yang sedang berlangsung tidak diketahui, tanpa sebab yang jelas
- Kesulitan memasukkan tampon atau menjalani pemeriksaan pelvis / ginekologis
- Terjadi kaku otot pada anggota tubuh seperti kaki, punggung bawah, dan lain-lain, sehingga hubungan seksual yang sedang berlangsung pun berisiko terhenti akibat kekakuan otot ini.
- Cenderung menghindari seks akibat rasa sakit dan sering gagal melakukan hubungan intim.
Lebih lanjut ia memaparkan bahwa faktor risiko vaginismus dapat disebabkan oleh riwayat kekerasan seksual atau trauma, prosedur medis yang menakutkan saat masa kecil, hubungan seksual pertama yang menyakitkan, masalah pada hubungan dengan pasangan, halangan seksual, takut hamil, trauma rasa sakit sebelumnya akibat infeksi, operasi, atau kondisi ginekologis lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia