Suara.com - Pentingnya Darah Tali Pusat Bayi untuk Terapi Pengobatan
Darah tali pusat, atau yang disebut juga darah plasenta, adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta sesaat setelah bayi dilahirkan dan setelah tali pusat dipotong.
Selama kehamilan, tali pusat berfungsi sebagai penghubung kehidupan antara ibu dan anak.
"Darah tali pusat kaya akan sel punca yang dapat digunakan sebagai pilihan terapi pengobatan dimana saat ini sel punca dapat membantu terapi lebih dari 80 jenis penyakit seperti leukemia hingga thalasemia," beber Retno Suprihatin, Country Director PT Cordlife Persada, sebagai Bank Darah Tali Pusat.
Menurut Retno, hanya ada satu kali kesempatan untuk proses pengambilan darah tali pusat yaitu sesaat setelah proses persalinan. itulah mengapa Bank Darah Tali Pusat menjadi sangat penting karena sel punca darah tali pusat tadi sangat bermanfaat jika disimpan.
Menyadari pentingnya darah tali pusat bagi perkembangan pelayanan kesehatan di Indonesia, Bank Darah Tali Pusat Cordlife tunduk akan peraturan pemerintah dengan memiliki sertifikasi ISO 9001: 2015, serta Surat Izin Operasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mengikuti PerMenKes No. 48 terkait dengan standar bank sel punca darah tali pusat.
“Kami berharap lebih banyak lagi masyarakat yang mendapat manfaat dari menyimpan darah dari pusat, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia,” tutup Retno dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com.
"Kami memberikan solusi layanan kesehatan terpercaya melalui inovasi, teknologi maju, dan komitmen terhadap kualitas, yang kali ini ditunjukkan lewat akreditasi AABB yang baru saja diperoleh. Sejak awal hadir hingga saat ini kami telah melayani lebih dari 13 ribu klien dimana angka tersebut juga terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk menyimpan darah tali pusat bayinya," lanjut Retno.
Baca Juga: Simpan Darah Tali Pusat Bayi untuk Investasi Kesehatan Anak Nanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?