Hal ini disebabkan karena penderita skizofrenia berusaha mengalihkan diri dari kondisinya atau efek samping obat yang dikonsumsi.
2. Gangguan kecemasan dan gangguan makan
Orang yang memiliki banyak gangguan jiwa bisa berawal dari gangguan kecemasan.
Hampir setiap orang memiliki hal yang tidak disukai dari tubuhnya. Pada beberapa orang, rasa tidak suka tersebut dapat berkembang menjadi kecemasan berlebih.
Kecemasan tersebut mungkin membuat seseorang sangat takut menjadi gemuk meskipun berat badannya normal.
Ia akhirnya tidak mau makan sehingga mengalami anoreksia dan berisiko terkena bulimia.
3. Gangguan bipolar dan depresi
Gangguan bipolar terbagi menjadi fase manik dan fase depresif. Pada fase manik, pasien amat berenergi dan memiliki mood yang sangat baik. Sementara pada fase depresif, pasien akan menunjukkan emosi dan perilaku yang menyerupai gejala depresi.
Perubahan ini membuat penderita rentan memiliki banyak gangguan mental sekaligus, terutama depresi. Pasalnya, fase depresif dapat berlangsung hingga berbulan-bulan serta memengaruhi berbagai aspek kehidupan penderita.
Gangguan ini bisa memicu timbulnya masalah kejiwaan lain bila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan pun sebaiknya dilakukan sedini mungkin untuk mengurangi dampaknya bagi penderita.
Apabila Anda atau orang terdekat Anda menunjukkan gejala satu atau beberapa masalah kejiwaan, coba konsultasikan ini dengan tenaga profesional terkait.
Baca Juga: Riset Psikolog: Kerja Keras, Jurnalis Indonesia Rawan Kena Gangguan Jiwa
Psikolog atau psikiater akan membantu Anda menggali penyebab dan cara mengatasinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren