Suara.com - Ketombe menjadi permasalahan kulit kepala yang umum terjadi. Orang dengan gejala ketombe mungkin kehilangan rambut, terutama jika mengalami ketombe parah.
Meski penyebab rambut rontok bukanlah ketombe itu sendiri, ketombe parah dapat menyebabkan seseorang menggaruk-garuk kulit kepala begitu keras hingga melukainya.
Dilansir dari Medical News Today, peradangan berulang pada folikel rambut dapat menyebabkan kerusakan dan jaringan parut, memperlambat atau menghentikan pertumbuhan rambut.
Itulah yang bisa menyebabkan rambut lemah atau menipis. Memutar rambut, menyikatnya secara agresif, atau menggaruk kulit kepala dapat membuat rambut rontok bahkan menjadi lebih buruk.
Beberapa kondisi medis juga dapat menyebabkan kulit ketombe atau terkelupas pada kulit kepala, termasuk dermatitis seboroik, eksim, psoriasis kulit kepala dan kurap kulit kepala . Beberapa kondisi ini juga berhubungan dengan kerontokan rambut.
Maka dari itu, untuk menghindari rambut rontok meski berketombe, hindari menyikat atau memutar rambut dengan agresif dan menggaruk kulit kepala.
Jika gatalnya tidak tertahankan, tanyakan kepada dokter tentang pengobatan untuk membantu mengatasi rasa gatal itu.
Selain itu, jangan menunda perawatan untuk rambut berketombe. Gunakan sampo khusus untuk ketombe dan keramas secara teratur. Sebab jarang keramas akan meningkatkan risiko ketombe. The American Academy of Dermatology menyarankan Kaukasia dan Asia orang mencuci rambut mereka setiap hari,
Baca Juga: Tak Cuma Melembapkan, Lidah Buaya Juga Bisa Bantu Atasi Ketombe
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026