Suara.com - Kebanyakan orangtua, khususnya ibu, sering mendadak khawatir ketika anaknya batuk sepanjang malam atau berhari-hari.
Menurut dokter spesialis anak dan neonatologis, Dr. Natalie Epton, dilansir dari asiaone.com, berapa lama anak sembuh dari batuknya tergantung pada berapa lama pula sakitnya.
Sebagian besar kasus batuk akut disebabkan oleh infeksi virus yang merupakan kejadian umum pada masa bayi. Penyakit batuk ini tergolong tidak berbahaya dan bisa sembuh sendiri, biasanya berlangsung selama 7-10 hari.
Ketika bayi mengalami batuk di malam hari, kondisi itu bisa disebabkan oleh sekresi hidung yang menetes ke bagian belakang tenggorokan dan menyebabkan iritasi.
Kadang-kadang, bayi mengalami infeksi satu demi satu yang akhirnya menyebabkan kondisi memburuk atau sudah lama sakit.
Tetapi, jika bayi mengalami batuk selama sebulan. Kondisi tersebut bisa juga disebabkan oleh masalah lain seperti alergi hidung (alergi tungau atau binatang lainnya) atau refluks gastro-esofagus.
Jika begini, jangan pernah berikan obat batuk sembarangan kepada anak. Apalagi jika Anda memberi mereka obat batuk yang biasanya dikonsumsi orang dewasa.
Pertolongan pertama untuk meredakan batuknya, cobalah membiarkan mereka tidur tanpa AC atau melembapkan ruangan.
Anda juga bisa menggunakan dekongestan inhalan atau minyak aroma terapi pada alas tidur bayi Anda. Cara tersebut bisa membantu meredakan batuk ada anak-anak.
Baca Juga: Setelah Hampir 3 Dekade, Kasus Polio Bayi Terjadi Lagi di Malaysia
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia