Suara.com - Setiap wanita pasti menginginkan bentuk payudara yang indah, berukuran ideal, dan kencang. Karena itu, banyak wanita yang rela melakukan implan dan semacamnya agar payudara terlihat berisi.
Padahal operasi pembesaran payudara bisa menyebabkan sejumlah efek samping. Apalagi harga yang harus dikeluarkan untuk perawatannya juga cukup mahal.
Jika Anda ingin memperbesar ukuran payudara, ada baiknya menggunakan bahan-bahan alami seperti yang dilansir dari healthylifetricks.org berikut ini:
1. Minyak biji gandum
Minyak gandum adalah salah satu bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk memperbesar payudara tanpa rasa sakit. Minyak ini memiliki fungsi seperti estrogen, yakni hormon wanita.
Cara menggunakannya, oleskan minyak biji gandum ini pada payudara Anda dan pijat dengan lembut selama 10 menit. Hasilnya akan terasa setelah minimal 3 minggu penggunaan.
2. Dill oil
Minyak dill adalah metode yang bagus untuk mengencangkan payudara seperti minyak gandum. Apalagi jika Anda menggunakan minyak dill ini setiap hari, selama minimal 3 minggu.
Caranya, Anda bisa minum satu sendok teh tingtur dill setiap hari / 3 kali sehari, sebelum makan. Anda harus bersabar untuk melihat hasilnya selama 2 bulan.
Baca Juga: Pewarna dan Obat Pelurus Rambut Dinilai Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Setelah 3 minggu penggunaan, Anda juga harus memberi jeda satu minggu. Setelah itu, mulai lagi perawatan.
3. Spirulina, ragi dan roseship
Membesarkan payudara juga bisa menggunakan spirulina, ragi, dan roseship. Karena, tubuh Anda tidak akan mendapatkan nutrisi ideal hanya dari pil dan vitamin di laboratorium farmasi. Konsumsi buah segar, spirulina, chlorella, alfalfa, rumput gandum, ragi dan rosehip sangat dianjurkan.
4. Biji adas
Biji adas yang memiliki banyak manfaat juga bisa merangsang pembesaran payudara hormonal. Anda bisa membuat ramuan alami dari tanaman ini untuk memperbesar payudara.
Caranya, giling biji adas ini lalu konsumsi satu sendok teh setiap pagi. Jangan langsung menelannya. Simpan gilingan biji adas ini di bawah lidah Anda selama 5 menit baru menelannya dengan air.
Perlu diingat, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat ketika melakukannya. Pasalnya, perawatan ini dapat menyebabkan gangguan hormonal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat