Suara.com - Siapkan Generasi Berencana, BKKBN Tampil Kekinian dan Dekat dengan Milenial
Generasi milenial saat ini memiliki jumlah populasi sebanyak 35 persen dari total jumlah penduduk di Indonesia. Hal itu menjadi tantangan baru bagi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membangun generasi penentu agar dapat mewujudkan cita-cita bangsa.
Disampaikan oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), BKKBN mengalami tantangan yang luar biasa pada era sekarang. Di mana saat ini adalah era perubahan yang mengubah pola hidup masyarakat beserta cara komunikasinya.
"Untuk menyasar kalangan pasangan-pasangan milenial cara kami juga harus merubah. Meninggalkan segala yang kuno menjadi lebih kekinian agar lebih mudah mengajak milenial mewujudkan keluarga berencana. Memang rebranding ini sebuah keniscayaan, di mana era sekarang sudah berbeda dengan era-era yang dulu. Oleh karena itu jika kita tidak melakukan rebranding atau cara baru dalam berkomunikasi dengan masyarakat, sepertinya sulit rasanya BKKBN diterima oleh generasi baru," jelas dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), dalam Soft Launch Rebranding BKKBN yang dihadiri Suara.com, di Hotel Ciputra Jakarta, Kamis, (19/12/2019) semalam.
Untuk melalukan rebranding, sebanyak 5.196 orang terlibat mengikuti kompetisi dalam BKKBN. Kegiatan tersebut meliputi kompetisi logo, tagline, dan jingle BKKBN. Kompetisi ini adalah upaya untuk melibatkan seluas mungkin masyarakat agar BKKBN dapat lebih dekat dan relevan dengan alam pikiran serta karakter masyarakat saat ini.
"Rebranding BKKBN mengambil tema, Menuju Cara Baru Untuk Generasi Baru, Selain melibatkan masyarakat yang berasal dari latar belakang profesional maupun umum sebagai peserta, dalam rangkaian ini BKKBN juga melibatkan tim kurasi serta dewan juri yang memiliki kompetensi kuat di bidangnya juga yang mewakili lapisan generasi muda, terutama millenials dan zillenials. Dalam kegiatan ini di perdengarkan pertama kali aransemen baru Mars KB, hasil gubahan Adi MS, komposer Indonesia," paparnya.
Hasto juga menyampailam BKKBN adalah lembaga yang sangat strategis untuk menyiapkan generasi yang unggul. Agar indonesia menjadi lebih maju. Menyiapkan generasi yang unggul harus by design, di sinilah pentingnya perencanaan.
"Di sinilah pentingnya Generasi Berencana (Genre). Oleh karena itu, BKKBN ke depan dengan logo, tagline, dan jingle baru ini dalam rangka mendaratkan program-program yang positif ini di tengah masyarakat. Kami buat desain logo yang disukai milenial, jingle juga yang enak. Supaya mereka bisa akrab degan kami. Dengan begitu komunikasi akan lebih mudah,” terangnya.
Kompetisi logo, gagline dan jingle Rebranding BKKBN ini membawa semangat baru. Hal ini karena melalui kompetisi didapat berbagai cara pandang yang lebih segar terhadap BKKBN melalui beragam usulan logo, tagline maupun jingle.
Baca Juga: BKKBN: Pendidikan Kesehatan Reproduksi Cegah Seks Bebas dan Pernikahan Dini
"Untuk launcing logo, tagline dan jingle baru akan kami tunjukkan dalam acara grand launching. Pokoknya nantikan saja kejutan baru dari BKKBN yang muncul lebih fresh dan kekinian," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial