Suara.com - Peneliti mengungkap kunjungan rutin ke museum, pameran seni atau konser dapat meningkatkan umur panjang. Selain itu, pergi ke teater sebulan sekali dapat mengurangi risiko kematian dini.
Dilansir dari Daily Mail, peneliti University College London melacak hampir 7.000 orang dewasa di atas usia 50 selama 12 tahun.
Hasilnya menunjukkan bahwa relawan yang terlibat dengan seni setiap beberapa bulan adalah 14 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mati pada akhir penelitian.
Sedangkan mengunjungi museum, teater, galeri seni lebih sering atau sebulan sekali dapat mengurangi risiko sebesar 31 persen.
Penelitian ini menambah bukti bahwa terlibat dalam seni, baik memainkan alat musik atau mengagumi lukisan, dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda.
Penulis utama, dr. Daisy Fancourt mengatakan percobaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui bagaimana pergi ke pameran seni maupun teater dapat mencegah kematian dini.
Frekuensi kegiatan seni, termasuk pergi ke opera, diukur pada awal studi di tahun 2004.
"Secara keseluruhan, hasil kami menyoroti pentingnya terus mengeksplorasi faktor sosial baru sebagai penentu inti kesehatan," kata dr. Fancourt.
Ini adalah pertama kalinya penelitian menyarankan untuk terlibat dalam seni dapat menghentikan kematian dini.
Baca Juga: Penulis Buku 'The Blue Zones Kitchen' Beberkan Rahasia Umur Panjang!
Studi sebelumnya menunjukkan mereka yang terlibat telah meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan pada bulan November 2019 oleh Organisasi Kesehatan Dunia, menunjukkan bahwa seni punya manfaat baik untuk berbagai masalah kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak