Suara.com - Biasanya orang yang menjalani diet demi menurunkan berat badan akan lebih banyak makan buah-buahan. Selain itu, mereka juga mengatur waktu yang dianggap tepat untuk mengonsumsi buah-buahan.
Namun, ternyata sebenanya tidak ada waktu terbaik untuk makan buah-buah. Hal itu karena Anda bisa mendapat manfaat kesehatan dari buah-buahan sepanjang hari.
Sejauh ini, banyak orang mengira waktu terbaik mengonsumsi buah-buahan ketika sore hari dan dalam kondisi perut kosong. Faktanya, tidak ada bukti yang mendukung anggapan tersebut.
"Tidak ada waktu yang baik atau buruk untuk makan buah-buahan. Buah-buahan itu sehat dan bergizi sehingga baik dikonsumsi setiap waktu. Anda bisa mengonsumsinya saat perut kosong atau setelah makan," jelas dr Rupali Datta, konsultan ahli gizi, dikutip dari NDTV.
Sebelumnya, banyak ahli mengklaim bahwa orang harus mengonsumsi buah-buahan saat perut kosong. Menurut mereka, konsumsi buah setelah makan bisa memperlambat pencernaan dan menyebabkan buah berada di sistem pencernaan lebih alami.
Selain itu, makan buah saat perut kosong juga bisa menyebabkan gas dan ketidaknyamanan. Sementara itu, serat dalam makanan mungkin juga butuh waktu lama untuk keluar dari sistem pencernaan.
Faktanya, serat dalam buah membuat pencernaan lebih lama merasa kenyang. Jadi, cara ini mencegah Anda makan berlebihan atau konsumsi makanan lain setelahnya.
Di sisi lain, ada pula penelitian yang mengklaim seseorang tidak seharusnya makan buah-buahan saat perut kosong. Hal itu karena cara ini bisa meningkatkan produksi asam di lambung.
Selain itu, buah-buahan berserat seperti jambu biji dan jeruk di pagi hari bisa memperlambat sistem pencernaan. Pakar Ayuverda dr Dhanvantri Tyagi juga memercayai bahwa tidak ada waktu terbaik dan terburuk untuk makan tubuh.
Baca Juga: 4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling
"Namun, orang yang menderita keasaman parah harus menghindari buah jeruk dengan perut kosong," jelasnya.
Para ahli hanya menyarankan agar Anda selalu mengonsumsi satu buah utuh setiap harinya. Jika tidak, Anda bisa minum jus buah alami yang bukan kemasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus