Suara.com - Seperti yang diketahui, pisang menjadi salah satu buah yang sangat baik untuk kesehatan. Tak hanya lezat, pisang juga mudah diolah.
Tetapi dilansir dari Health, menurut seorang ahli gizi, jika Anda ingin benar-benar memperkuat manfaat kesehatan pisang, Anda harus memakan kulitnya juga. Benarkah demikian?
"Secara khusus, Anda akan meningkatkan kandungan serat secara keseluruhan setidaknya 10 persen karena banyak serat makanan dapat ditemukan di kulit pisang," tulis ahli gizi Australia Susie Burrell dalam sebuah blog yang disponsori oleh Australian Bananas.
"Anda akan mendapatkan hampir 20 persen lebih banyak vitamin B6 dan hampir 20 persen lebih banyak vitamin C, serta akan meningkatkan asupan potasium dan magnesium," lanjutnya.
Namun tidak dikonsumsi secara langsung, Burrell menyarankan untuk merebus atau mengukusnya lebih dulu hingga lembut. Kemudian memadukannya dalam masakan maupun smoothie.
Dia juga berpendapat bahwa warna kulit pisang membuat perbedaan nutrisi. Kulit pisang hijau kaya akan asam amino triptofan (berhubungan dengan kualitas tidur yang baik) dan juga mengandung pati resisten, yang akan bermanfaat bagi kesehatan usus.
Sedangkan pisang yang matang dengan kulit kuning memiliki proporsi antioksidan yang lebih tinggi terkait dengan efek anti-kanker, katanya.
Tetapi sebelum Anda mulai merebus kulit pisang Anda, perlu diingat bahwa bukti ilmiah untuk mendukung klaim penurunan berat badannya masih kurang.
"Tidak ada penelitian yang dipublikasikan tentang ini, jadi kami tidak tahu pasti bagaimana memakannya dapat berdampak pada penurunan berat badan," editor penyumbang nutrisi Health, Cynthia Sass , RD, menjelaskan
Baca Juga: Sering Dijadikan MPASI, Ini Alasan Pisang adalah Makanan Ideal untuk Bayi
Jika Anda memutuskan untuk mencobanya, Sass menyarankan untuk memilih pisang organik dan mencucinya dengan baik untuk menghindari residu pestisida.
"Anda juga bisa mulai dengan sedikit dan memasukkan ke dalam hidangan dengan bahan-bahan yang membantu melawan rasa, seperti smoothie dengan buah manis dan sentuhan akar jahe atau vanila," sarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS