Suara.com - Meski perempuan dan lelaki dapat menunjukkan gejala serupa, ada penyakit lain yang ternyata memengaruhi mereka secara berbeda. Misalnya, gejala pada perempuan terasa lebih ringan, sedangkan akan lebih parah pada lelaki.
Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa rentang hidup mereka berbeda. Menurut penelitian, perempuan memiliki usia lebih panjang.
Melansir Brightside, berikut beberapa penyakit yang memengaruhi lelaki dan perempuan secara berbeda.
1. Rambut rontok
Lelaki cenderung mengalami kerontokan rambut saat bertambah tua daripada perempuan, yang disebabkan oleh testosteron. Testosteron diubah menjadi dihidrotestosteron, hormon yang membantu rambut menjadi lebih pendek dan lebih tipis.
Mereka juga memiliki pola yang sama, yaitu rontok dari depan ke belakang.
Kerontokan rambut lelaki dimulai usia 20-an.Sedangkan pada perempuan mungkin tidak akan terlihat sampai usia 50 hingga 60an tahun dan umumnya disebabkan oleh gen atau kondisi medis.
2. Jerawat
Perempuan akan memiliki banyak jerawat selama menstruasi dan menopause karena kadar hormon mereka tertanggu.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Tiga Penyakit yang Banyak Dialami Perempuan
Meski dapat terjadi kapan saja, pada pria umumnya berlangsung lebih lama karena menghasilkan lebih banyak sebum.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada perempuan. Namun, umumnya lebih parah pada pria.
Ketika sudah dalam bentuk progresif sklerosis multipel primer-progresif (PPMS), jumlah penderita prianya akan lebih tinggi dari perempuan.
4. Stroke
Banyak orang mengalami stroke. Meski lelaki dan perempuan merasakan gejala stroke yang sama, wanita juga dapat merasakan gejala tambahan dan berbeda, seperti kesulitan bernapas, halusinasi, pingsan, muntah, agitasi, kejang, dan cegukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?